Mangga. (Pixabay/?? ?)
Tak dipungkiri, membeli sayur dan buah yang sudah dipotong memang cukup memudahkan dalam mengolah atau mengonsumsinya. Namun, pemotongan tersebut ternyata dapat menurunkan kualitas sayuran dan buah.
Berikut 3 alasan sebaiknya tidak membeli buah atau sayuran yang sudah dipotong seperti dilansir pada Jumat (10/2/2023).
Sayur dan buah yang telah dipotong tentu menyimpan mikroorganisme dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran dan buah yang masih utuh. Pasalnya, proses pemotongan dengan pisau, penempatan sayur dan buah dalam wadah, kontak saat proses tentu meningkatkan risiko sayur dan buah terpapar mikroorganisme.
Selain itu, pemotongan sayur dan buah serta suhu selama penyimpanan dapat menyebabkan jumlah mikroorganisme aerobik mesofilik meningkat. Mikroorganisme dalam sayur dan buah ini dapat mengubah warna, rasa, dan tekstur sayur dan buah.
Sayuran dan buah-buahan yang sudah dipotong akan mengalami kerusakan pada sel-sel dalam sayur dan buah. Hal itu dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna, rasa, tekstur, dan kelembapan sayur dan buah.
Selain itu, kandungan air dalam sayur dan buah yang sudah dipotong tentu bisa menguap, sehingga akan mengurangi kelembapannya. Proses tersebut akhirnya dapat mengurangi umur simpan sayur dan buah.
Kehilangan kandungan air setelah pemotongan dapat mengganggu keseimbangan asam atau basa dalam beberapa sayuran dan buah, hal tersebut bisa menghilangkan kandungan nutrisinya.
Selain itu, beberapa vitamin dan mineral yang tidak tahan panas juga bisa menguap setelah sayur dan buah dipotong, seperti vitamin C. Oleh sebab itu, pemotongan sayur dan buah dapat menghilangkan sedikit kandungan gizinya.