Menu

Jangan Lengah Moms, Kolesterol Tinggi Juga 'Menghantui' Anak-anak Lho, Cuss Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya Yuk!

15 Februari 2023 08:05 WIB

Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (Pinterest/Edited by herstory)

HerStory, Jakarta —

Moms, kolesterol tinggi umumnya dikenal sebagai penyakit orang dewasa. Namun siapa sangka, penyakit akibat dari gaya hidup tak sehat ini ternyata juga bisa menyerang anak-anak hingga remaja. 

Sebelum membahas lebih lanjut penyebabnya, Moms perlu tahu terlebih dahulu apa itu kolesterol. Secara medis, kolestrol adalah zat lemak dalam tubuh yang memainkan peran struktural dan fungsional penting untuk membran sel serta hormon. 

Anak-anak dari segala usia dapat berisiko mengembangkan kolesterol berbahaya ketika kadar LDL yang berlebihan menumpuk dalam darah.

Kadar LDL yang tinggi dapat mengeposit di dinding pembuluh darah, menciptakan plak, sehingga menyebabkan risiko kesehatan di masa depan seperti penyakit jantung.

Lantas, apa sih pengebabnya? 

Ahli Endokrinologi Anak di Children's HealthSM dan Asisten Profesor di UT Southwestern, Nivedita Patni, mengungkapkan, kolesterol tinggi pada anak ditularkan dari orangtua atau dapat disebabkan oleh obesitas dan diet.

"Obesitas pada anak merupakan penyebab utama kolesterol tinggi. Lebih dari 43% anak-anak dengan obesitas memiliki kolesterol tinggi dibandingkan dengan kurang dari 14% anak-anak yang tidak mengalami obesitas,” ungkap Patni. 

Beberapa faktor keturunan sulit dikendalikan. Sebab itu, perlu diingat ya Moms, penting untuk mengerahui riwayat penyakit keluarga.  Ini dapat membantu mengurangi potensi penyakit turun-menurun seperti kolesterol tinggi pada anak. 

Anak-anak yang menderita diabetes, penyakit ginjal atau hati, dan hipotiroidisme juga berisiko terkena kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi pada anak-anak dan orang dewasa didefinisikan dengan total lebih dari 200 mg/dL. Secara khusus, LDL atau trigliserida lebih besar dari 130 mg/dL atau HDL kurang dari 40 mg/L dianggap abnormal.

American Academy of Pediatrics dan National Heart, Lung and Blood Institute merekomendasikan skrining lipid universal untuk anak-anak usia 9-11 dan 17-21 tahun guna mencegah potensi kolesterol tinggi. 

Meski kolesterol tinggi juga menghantui anak anak, Moms tetap bisa berupaya untuk mencegah penyakit ini lho. Moms dapat membantu meningkatkan kolesterol baik anak dengan menambahkan lemak tak jenuh tunggal ke dalam makanan. 

Lemak sehat dapat membantu membawa kolesterol anak ke tingkat yang sehat. Selain itu, mengonsumsi biji-bijian utuh bersama buah-buahan serta sayuran berserat tinggi dapat membantu kadar kolesterol pada anak. 

Baiknya, hindari makanan yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. Lemak jenuh harus membentuk tak sekitar 8-10i keseluruhan asupan lemak anak. 

Adapun, makanan tinggi lemak jenuh yang harus dibatasi, meliputi daging sapi, lemak babi, mentega, eskrim, dan keju. 

Semoga informasinya bermanfaat, ya Moms!

Share Artikel:

Oleh: Ummu Hani

Artikel Pilihan