Menu

Kata Psikolog: Komunikasi yang Sehat dengan Sikap Asertif Kunci Penyelesaian Konflik dalam Keluarga

30 Maret 2023 19:35 WIB

Ilustrasi istri sedang marah-marah (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Konflik dalam rumah tangga memang tak bisa dihindari. Entah itu masalah dari internal maupun eksternal. Namun, sebagai pasangan suami istri harus bisa saling memahami kondisi agar tak terjadi permasalahan yang berlarut.

Jika kamu dan pasangan mengalami suata masalah, ada beberapa penyelesaian konflik dalam keluarga yang perlu dilakukan.

Seorang Psikologi anak dan keluarga Rosalina Verauli menyebutkan bahwa komunikasi yang sehat dengan sikap aserfif menjadi kunci dalam penyelesaian konflik di dalam keluarga.

"Jika kamu pasif, suami pasif, hubungan cenderung membosankan. Kalau kamu pasif, pasangan agresif, maka pasangan dominan, kedekatannya rendah. Kalau sama-sama agresif, yang terjadi adalah konflik melulu," ujarnya dikutip dari GenPI.co, Kamis (30/3/2023).

Roslina mengatakan hal yang paling tepat adalah asertif, yakni keterampilan dalam komunikasi yang membantu seseorang mengekspresikan diri dengan tetap menjaga dan menghargai hak dan perasaan lawan bicara.

Untuk menjadi asertif, pasangan harus mampu saling bercerita dari perspektif masing-masing.

Lebih lanjut, ia menjelaskan komunikasi yang sehat juga ketika suami dan istri memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara dan menyampaikan perasaan dengan sangat jelas serta fokus pada topik.

Selain itu, suami dan istri juga harus saling mendengarkan dan memberikan feedback atau respons.

Menurut Vera, jika suami dan istri sudah mampu melakukan aspek-aspek tersebut, maka relasi dalam keluarga akan menyenangkan.

"Setiap individu akan menghayati bahwa dia cukup dicintai dan diterima dengan baik oleh pasangannya," ujarnya.

Artikel Pilihan