Menu

Boleh Nggak Sih Kerokan Saat Masuk Angin? Yuk Ketahui Pengaruhnya Bagi Tubuh Moms

13 Juni 2023 08:00 WIB

Kerokan. (Sumber foto: SehatQ.com)

HerStory, Jakarta —

Moms mungkin sudah nggak asing dengan istilah kerokan. Ya, kerokan ini sering digunakan untuk mengatasi masuk angin. Di China, kerokan dikenal dengan nama gua sha. metode ini sama halnya dengan akuountur.

Jenis pengobatan ini menancapkan jarum ke dalam kulit guna meningkatkan temperatur dan energi pada bagian tubuh yang mendapat kerok. Lalu, apa pengaruh kerokan pada tubuh?

Saat kamu mendapat kerokan (biasanya dari leher ke pinggang), akan ada warna merah yang terlihat. Banyak orang berpendapat, warna merah ini sebagai tanda jika “anginnya keluar”. Makin pekat warna merahnya, tandanya angin yang masuk ke dalam tubuh itu jumlahnya banyak.

Faktanya, warna merah yang timbul adalah tanda dari pembuluh darah kapiler di bawah permukaan kulit yang melebar akibat kerokan. Meski demikian, ini bukanlah suatu kondisi yang bahaya, selama kerokan tidak kamu lakukan secara terus-menerus.

Pembuluh darah kapiler yang melebar dapat meningkatkan aliran darah pada area tubuh yang mendapat kerokan. Adapun peningkatan aliran darah ini bisa juga membantu meningkatkan metabolisme pada tubuh.

Selain pengaruh pada aliran darah, kerokan juga bisa membuat tubuh terasa nyaman dan segar. Pasalnya, kerokan membuat tubuh melepas endorfin, yaitu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari yang bisa memberi efek rasa senang dan nyaman.

Itulah sebabnya tubuh merasa lebih enak setelah mendapat kerokan, termasuk jika kamu sedang masuk angin. Nah, sekarang kerokan semakin praktis dan higienis karena sudah ada produk yang bisa membantu 4 hal sekaligus yakni inhaler, alat pijat, kerokan, dan oles.

Produk ini mengandung Eucalyptus yang membantu meredakan pegal-pegal, sakit kepala, gejala masuk angin, kembung dan mual. Produk tersebut dapat digunakan sebagai aromaterapi yang hangat dan dapat digunakan ketika kamu flu, hidung mampet, badan pegal, dan nafas sesak karena pakai masker seharian.

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Share Artikel:

Oleh: Sri Handari