Ilustrasi obesitas. (Freepik/subinpumsom)
Obesitas bisa menyerang siapapun lho. Baik anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Penyebabnya pun beragam, mulai dari faktor genetik, kebiasaan makan berlebihan, hingga asupan kalori yang tidak terkontrol.
Obesitas terjadi ketika indeks massa tubuh (BMI) di atas 30. Jika berat badan berlebih tidak segera ditangani, kondisi ini akan memberikan efek samping terhadap penyakit lain Moms, seperti diabetes, jantung, stroke, dan lain-lain.
Sayangnya, masih banyak orang yang tidak aware dengan penyebab obesitas. Bahkan, beberapa kebiasaan buruk yang bisa meningkatkan risiko obesitas sering dilakukan oleh anak-anak muda. Apa saja?
Bagi beberapa orang, kondisi emosional bisa memengaruhi pola makan. Tidak jarang, seseorang menjadi banyak makan ketika stres, sedih, bosan, atau marah. Sekitar 30% penderita obesitas bermasalah dengan kondisi psikologis, dan menjadi makan secara berlebihan.
Perut yang membuncit disebabkan oleh pola tidur yang nggak teratur. Kurangnya waktu tidur membuat perubahan hormon dan menyebabkan kelaparan pada jam malam.
Alhasil, karena lapar ada kecenderungan memakan makanan tinggi kolesterol di malam hari.
Kebiasaan makan sambil menonton televisi juga memicu kegemukan. Pasalnya, kebiasaan ini akan ikut mengganggu hormon saat proses mencerna makanan, Beauty.
Kebiasaan yang satu ini jelas memicu kegemukan, Moms. Sebab, makan dengan porsi yang berlebihan akan menimbun lebih banyak lemak jika tak disertai aktivitas atau olahraga yang bisa membakar kalori.
Itulah beberapa kebiasaan buruk yang bisa meningkatkan seseorang mengalami obesitas. Dari beberapa hal yang sudah disebutkan, adakah yang masih sering Beauty lakukan? Mulai sekarang stop ya!