Menu

5 Prosedur Kesehatan untuk Mendiagnosis Kanker Payudara, Bukan Cuma Mamografi Beauty

05 November 2024 20:20 WIB

Solidaritas peduli kanker payudara. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Jakarta —

Beauty, kanker payudara memang bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia. Meski begitu, kualitas hidup penderita kanker payudara semakin meningkat jika bisa deteksi dini. Nah, dr. Budi Harapan Siregar, Sp.B (K)Onk-Konsultan Onkologi Eka Hospital Bekasi membeberkan beberapa prosedur yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara, cusss simak berikut ini:

1. Pemeriksaan fisik dan klinis

Sebelum merekomendasikan beberapa tindakan medis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terkait ada tidaknya benjolan payudara. Dokter juga akan melakukan tanya jawab seputar riwayat kesehatan untuk menilai risiko Anda.

2. Mammogram

Mammogram adalah prosedur diagnosis payudara yang cukup akurat. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan ketika dokter menemukan benjolan dan ingin memeriksa area tersebut lebih lanjut.

3. USG payudara

USG payudara dilakukan dengan menggunakan gelombang suara untuk melihat jaringan payudara. USG payudara digunakan untuk melihat apakah benjolan payudara berisi jaringan padat atau cairan (kista).

4. MRI Payudara

MRI payudara adalah pemeriksaan pencitraan menggunakan gelombang magnet dan suara. MRI payudara bisa memberikan gambaran yang lebih detail dari payudara. 

5. Biopsi

Biopsi adalah prosedur pengambilan jaringan payudara untuk dicek di laboratorium. Pemeriksaan jaringan di laboratorium dapat menentukan apakah tumor payudara bersifat jinak ataupun ganas (kanker). Sekaligus menentukan jenis kanker yang dialami.

Artikel Pilihan