Sumber: istimewa
Scarlett, brand kecantikan lokal Indonesia, resmi memperluas portofolio wewangiannya dengan meluncurkan dua parfum terbaru bertajuk Pistachio Crush dan Tea Amor. Koleksi ini menghadirkan sentuhan gourmand fruity dan floral yang dikembangkan melalui public panelling test agar dekat dengan selera konsumen.
Bukan sekadar parfum, Scarlett merangkainya dalam tema “Magical Sweet Love”, sebuah perjalanan cinta yang dituangkan dalam empat tahap, dari pertemuan pertama yang deg-degan (Sweet Encounter), hangatnya kebersamaan (Warm Flavour of Togetherness), indahnya memori yang tercipta (Sweetness Creation), hingga kenangan yang kembali hadir (Reminiscing of Love).
“Kami memilih tema ini untuk menjadi sensorial-reminder tentang momen-momen manis yang membekas di hati dan ingatan,” tutur Felicya Angelista, Co-Founder Scarlett.
Ia menambahkan, pilihan aroma gourmand fruity dan floral dipadukan dengan sentuhan pistachio serta teh agar terasa segar sekaligus tropis.
Pistachio Crush diracik oleh perfumer asal Barcelona David Mallo dan diperkenalkan di Jakarta oleh co-creatornya, Juncal Tomás. Parfum ini dibuka dengan cardamom dan pistachio, lalu berkembang creamy lewat coconut, lily of the valley, serta peach, dan ditutup sandalwood serta vanilla.
“Pistachio Crush, diracik untuk menangkap perpaduan wangi yang comforting namun tetap playful, gourmand namun tidak berat. Kombinasi creamy dari pistachio dan coconut saya imbangi dengan sentuhan manis peach dan lily of the valley, sehingga wanginya tetap bisa dipakai sepanjang hari,” jelas Juncal Tomás, perfumer berbasis di Singapore.
Sementara itu, Tea Amor adalah karya Ivan Wong, perfumer dengan pengalaman delapan tahun di rumah parfum dunia. Dibuka dengan aroma karamel yang berpadu dengan jasmine dan rose, parfum ini bergerak lembut dengan notes tea, lily of the valley, serta tuberose, lalu diakhiri kombinasi honey, sandalwood, dan musk.
“Kami juga terinspirasi dari wangi jasmine yang sudah begitu familiar dalam keseharian masyarakat Indonesia. Lewat Tea Amor, kami ingin membangkitkan rasa tenang dan damai, manis dengan sentuhan cinta. Perpaduan tea, jasmine, dan honey ini kami hadirkan dengan elegan, sederhana tapi hangat, juga dekat di hati,” tutur Ivan Wong.
Menurut Fiona Anjani, Chief Marketing Officer Scarlett, kehadiran dua parfum baru ini sekaligus menunjukkan strategi kolaborasi global. “Kami memilih bekerja sama dengan perfumer internasional karena mereka membawa keahlian dan standar kualitas dunia yang mampu menerjemahkan identitas Scarlett ke dalam aroma. Tren wewangian gourmand mewah sedang digemari, dan lewat kolaborasi ini kami ingin menjadikannya lebih accessible bagi konsumen Indonesia, tentunya dengan racikan berkelas yang tetap terasa dekat dengan konsumen. Strategi ini menjadi bukti bahwa brand lokal bisa berkolaborasi di level global untuk menghadirkan produk yang relevan dan berkesan,” ujarnya.