Menu

J&T Express Luncurkan Kampanye 3C Lawan Penipuan Digital

26 September 2025 19:10 WIB

J&T Express (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, hati-hati! Penipuan digital makin marak di tengah gaya hidup serba instan. Kini, J&T Express bersama aktris Asmara Abigail meluncurkan kampanye literasi digital “3C: Cek, Curiga, Cancel” pada 2025 untuk mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus yang mengatasnamakan jasa pengiriman.

Adanya kampanye ini mendorong publik melakukan tiga langkah praktis: cek kebenaran informasi, curiga pada detail pengiriman, dan cancel jika menemukan indikasi mencurigakan.

Herline Septia, Brand Manager J&T Express, menegaskan urgensi edukasi ini.

“Edukasi mengenai penipuan digital sangat penting untuk kami sampaikan seiring dengan modusnya yang semakin marak dan canggih. Dengan pengalaman pribadi Asmara yang juga pernah menghadapi penipuan digital yang mengatasnamakan J&T Express, kami harap pesan ini akan lebih mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Asmara sendiri pernah jadi korban penipuan. Ia menerima pesan iMessage yang menyebut paket kirimannya bermasalah dan alamat tujuan rusak.

Dalam pesan itu, pelaku menyertakan tautan untuk memperbaiki alamat dan meminta biaya tambahan Rp9.000. Tanpa curiga, ia mengikuti instruksi tersebut hingga kehilangan uang sebesar Rp70 juta.

“Kalo kita lagi fokus sebenarnya aneh sih, masa dari company sebesar ini ngirimnya iMessage. Dia bilang paket bermasalah dan alamat rusak dengan penulisan profesional. Aku diminta klik link untuk memperbaharui alamat,” kenang Asmara.

Setelah sadar tertipu, Asmara menghubungi J&T Express. Dari penjelasan perusahaan, paketnya ternyata aman dan tetap sampai di tujuan.

“Tim J&T Express menunjukkan kronologi perjalanan paket. Jadi, informasi soal paket nyangkut itu kebohongan,” jelasnya.

Pengalaman pahit ini membuat Asmara semakin vokal berbagi cerita agar orang lain tidak mengalami hal serupa.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah J&T Express yang mendukungnya sejak awal hingga akhirnya menggandengnya dalam kampanye edukasi.

“Aku salut sama J&T Express yang bantu aku sejak awal. Makanya, ketika mereka ajak aku untuk kampanye 3C, aku langsung setuju. Menurutku, ini penting banget dan semua orang harus paham agar kejadian aku gak terulang ke orang lain,” tegasnya.

Lewat kampanye ini, J&T Express menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus mengedukasi publik bahwa penipuan bisa menimpa siapa saja.

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat terus menjadi mitra logistik terpercaya yang tidak hanya menghadirkan layanan terbaik, tetapi juga ikut berperan dalam melindungi masyarakat dari potensi ancaman penipuan digital yang kian kompleks,” tutup Herline.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan