Menu

Lavere Lash Festival 2025 Dorong Beautypreneur Indonesia Lebih Berdaya, Ini Alasannya Beauty!

01 Oktober 2025 10:54 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Lavere Lash Festival (LLF) 2025 resmi digelar memasuki tahun kelimanya sebagai konferensi tahunan terbesar pelaku industri lash dan brow di Indonesia. Mengusung tema Lash & Lead, festival ini menghadirkan enam pembicara dari dalam dan luar negeri yang membawakan topik seputar teknik lash extension hingga strategi bisnis, sekaligus menekankan pentingnya kebersamaan komunitas dalam mendorong pertumbuhan industri.

Kegiatan yang berlangsung tahun ini menghadirkan Pemika dari , ThailandLasholic.bkk, sebagai pembicara internasional dengan materi Anime Lash with One Tweezer Technique. Dari dalam negeri, Stefie Widya (Stefielashes) membahas Healthy Long Lash, dan Marlene Aprilia (Beautylash) memperkenalkan metode Glueless Lash Lift.

Sementara itu, sesi bisnis diisi oleh Adam Mulyadi (Egghead) dengan topik The Art of Attracting Clients Without Competing in Price, Adrian Ng, mantan Director of International Business Gratyo sekaligus Certified Business Coach yang memaparkan 3 Tangga Menjadi Beautypreneur Sejati, serta Shinta (JS Nails) dengan diskusi Halal Gel Polish: Halal or Hype?.

Sejak pertama kali diadakan pada 2021, LLF menjadi wadah belajar, berjejaring, dan berkolaborasi bagi lash artist, pemilik salon, serta beautypreneur dari berbagai kota di Indonesia. Tahun ini, penyelenggara menegaskan bahwa perkembangan industri tidak hanya ditentukan oleh tren, melainkan juga solidaritas komunitas yang saling mendukung.

“Selama lima tahun terakhir, LLF tumbuh bukan hanya sebagai festival, tapi sebagai rumah bagi komunitas lash extension di Indonesia. Melihat bagaimana para lash artist saling berbagi, saling mendukung, dan berkembang bersama adalah alasan mengapa festival ini selalu kami adakan. Lavere percaya setiap lash artist berhak memiliki ruang untuk belajar, memimpin, dan bersinar,” kata Yuliana Nyoto, Founder Lavere.

Momentum 2025 juga menandai langkah baru Lavere melalui proses rebranding. Perubahan tersebut bukan hanya pada aspek visual, melainkan juga pada penegasan peran Lavere sebagai guiding light, mitra perjalanan yang mendukung lash artist untuk bertumbuh, berdaya, dan berkontribusi bagi industri lash dan brow Indonesia.

Dengan semangat Lash & Lead, LLF 2025 diharapkan melahirkan lash artist dan beautypreneur baru yang percaya diri, berdaya saing, serta mampu membawa industri ke arah yang lebih berkelanjutan.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan