Menu

1,36 Juta Anak di Indonesia Belum Pernah Diimunisasi, Contrexyn Dorong Edukasi dan Imunisasi

13 Oktober 2025 21:48 WIB

Imunisasi anak. (Hellosehat/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap bagi anak. Berdasarkan data WHO periode 2019–2023, tercatat 1,36 juta anak di Indonesia belum pernah menerima imunisasi (zero dose).

Sementara itu, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan sekitar 45% orang tua enggan memberikan imunisasi karena khawatir anak mengalami efek samping seperti demam, nyeri, atau bengkak, serta kurangnya informasi tentang jadwal imunisasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Contrexyn, merek lokal yang telah hadir lebih dari 35 tahun sebagai obat penurun panas anak, meluncurkan inisiatif bertajuk “Contrexyn Siaga Imunisasi, Dukung Generasi Emas Anak Indonesia.” Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung Pekan Imunisasi Nasional 2025 dengan berkolaborasi bersama Posyandu dan Puskesmas di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Program yang berlangsung sejak 15 September hingga 9 Oktober 2025 tersebut menyasar lebih dari 1.000 anak melalui layanan imunisasi gratis, edukasi kesehatan, talkshow interaktif, dan lomba mewarnai. Inisiatif ini juga mengedukasi para ibu mengenai pentingnya imunisasi serta penanganan demam pasca-imunisasi yang tepat.

Menurut Laurensia Rahardja, Senior Head Brand Creative Content & Communication PT Tempo Scan Pacific, kegiatan ini bertujuan membangun kepercayaan orang tua terhadap imunisasi.

“Kami ingin mengajak para ibu agar lebih percaya dalam melengkapi imunisasi buah hatinya serta memahami cara penanganan demam pasca-imunisasi yang tepat. Dengan dukungan Posyandu dan Puskesmas setempat, kami berharap anak Indonesia bisa mendapatkan imunisasi lengkap guna mendukung tumbuh kembangnya agar dapat menjadi generasi emas Indonesia,” ujar Laurensia dikutip Senin (13/10/2025).

Sementara itu, Fransisca Fortunata, Brand Consumer Marketing Manager Children OTC PT Tempo Scan Pacific, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kesehatan anak.

“Tempo Scan sebagai perusahaan lokal 100% Indonesia terus berkomitmen mendukung terwujudnya anak Indonesia sebagai generasi emas yang sehat. Program ini menjadi bentuk nyata dari komitmen kami kepada bangsa,” ucap Fransisca.

Kemenkes menegaskan, imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif dan hemat biaya untuk mencegah penyakit menular. Setiap tahun, imunisasi menyelamatkan 3,5–5 juta jiwa di seluruh dunia. Efek samping seperti demam atau nyeri pasca-imunisasi tergolong ringan dan umumnya hilang dalam 1–2 hari dengan penanganan tepat.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan