Godrej (Istimewa)
Beauty, kerja sambil mengasuh anak kini bukan lagi mimpi, lho!
Pasalnya, Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) baru saja meresmikan iPLAY @ Godrej, fasilitas on-site daycare pertama di kantor Halim, Jakarta, pada Juli 2025.
Dengan adanya langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap work-life balance dan kesejahteraan orang tua bekerja.
Program Employer-Supported Childcare (ESC) ini dikembangkan bersama IBCWE, Investing in Women, dan iPLAY Learning Center.
Dengan adanya fasilitas ini juga menjadi implementasi dari Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (2024), khususnya dalam mendukung perawatan 1.000 hari pertama kehidupan.
Peresmian iPLAY @ Godrej dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiriyah Fauzi, Duta Besar India untuk Indonesia H.E.
Sandeep Chakravorty, serta perwakilan dari Kemenaker, Kemenkes, APINDO, dan 30 mitra swasta. Kehadiran fasilitas ini menandai era baru tempat kerja ramah keluarga di Indonesia.
“Kami percaya, tempat kerja yang inklusif tidak dibangun dalam semalam. Ini hasil dari banyak percakapan, pembelajaran, dan keberanian untuk berubah. Penghargaan ini bukan garis akhir, tapi pengingat untuk terus berjalan lebih jauh,” ujar Wahyu Radita, Head of Corporate Communication, Sustainability, DEI & Culture GCPI.
Selain fasilitas daycare, GCPI juga punya sederet kebijakan care system progresif seperti enam bulan cuti melahirkan, delapan minggu cuti ayah, serta cuti adopsi bagi pengasuh utama maupun sekunder.
Bahkan, ada juga cuti merawat orang tua lanjut usia serta dukungan konseling psikologis bagi karyawan.
Langkah ini melengkapi strategi Diversity, Equity & Inclusion (DEI) perusahaan yang menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai bagian dari keberlanjutan bisnis.
Dengan 85% kebijakan yang sudah melampaui regulasi nasional, GCPI kini menjadi salah satu perusahaan paling inklusif di sektor swasta Indonesia.
Melalui iPLAY @ Godrej, perusahaan ingin menunjukkan bahwa produktivitas dan keluarga bisa berjalan beriringan.
Karena, seperti kata Wahyu, “Keberhasilan sejati bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis, tetapi tentang seberapa banyak kebaikan yang bisa kita ciptakan bersama.”