Menu

Generasi Muda Hidupkan Sumpah Pemuda Lewat Inovasi Digital, BINUS Techvolution Hadir Untuk Imbangi!

29 Oktober 2025 08:48 WIB

Binus Techvolution: Youth Innovate Day (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, semangat Sumpah Pemuda kini nggak lagi cuma soal sumpah tiga butir di tahun 1928. Di era digital, semangat itu hidup kembali lewat inovasi dan kolaborasi teknologi yang dilakukan generasi muda Indonesia.

Salah satunya yakni tampak di Techvolution: Youth Innovate Day yang digelar BINUS @Kemanggisan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Ajang ini menampilkan lebih dari 120 karya inovasi teknologi hasil kolaborasi mahasiswa lintas program studi.

Dari Virtual Reality Diplomacy sampai Artificial Intelligence Trashable, semua karya ini menggambarkan semangat dan kepedulian anak muda dalam menjawab tantangan masa kini lewat solusi digital.

Karya-karya tersebut terbagi ke dalam berbagai bidang teknologi yang menjadi fokus pengembangan di BINUS @Kemanggisan, seperti Artificial Intelligence & Automation, EdTech, Extended Reality (XR), Smart City, Game & Esports, Cyber Security, Internet of Things, Mobile Application, dan Digital Biotechnology.

Suasana kampus pun terasa meriah, Beauty! Pameran karya, kelas percobaan interaktif, hingga pertunjukan musik yang memadukan seni dan teknologi bikin suasana jadi hangat dan penuh energi positif.

Semua aktivitas ini menunjukkan bagaimana kampus bisa jadi wadah kolaborasi antara pendidikan, riset, dan inovasi.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan, “Sumpah Pemuda bukan hanya tentang bersatu dalam keberagaman, tetapi juga tentang mengambil peran untuk membangun bangsa. Di era digital ini, generasi muda berperan melalui inovasi dan teknologi.”

Salah satu peserta, Lutfi Alvaro Pratama dari jurusan Artificial Intelligence, menampilkan karya Artificial Intelligence Trashable, yaitu sistem deteksi sampah instan berbasis AI yang dikemas dalam game edukatif. 

“Bisa tampil di Techvolution adalah kebanggaan. Kami belajar bahwa inovasi bukan cuma ide, tapi juga keberanian untuk berkontribusi bagi Indonesia,” ujarnya.

Kemeriahan acara ini juga dibuktikan lewat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pameran Inovasi Teknologi Terbanyak Karya Civitas Akademika.

Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan sekaligus Vice Rector – Academic Operations & Resources, Dr. Reina, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa Techvolution bukan sekadar pameran.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menciptakan solusi nyata yang memperkuat mereka di dunia industri,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., Vice Rector – Research & Technology Transfer, menambahkan pentingnya riset yang humanis.

“Teknologi seharusnya tidak hanya canggih, tetapi juga berpihak pada manusia. Mahasiswa BINUS kami dorong menjadi pionir teknologi yang berdampak positif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Techvolution, BINUS @Kemanggisan menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan Digital Technology di Indonesia.

Dari kampus untuk negeri, semangat Sumpah Pemuda kini hidup lewat inovasi, kolaborasi, dan keberanian generasi muda menciptakan masa depan bangsa.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan