Menu

Horor Tak Lagi Soal Hantu, Kok! RIBA Hadirkan Teror dari Pikiran, Penasaran Gak?

05 November 2025 10:50 WIB

Film Riba (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Rumah produksi Verona Films resmi memperkenalkan film horor terbarunya berjudul RIBA, yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025. 

Film yang disutradarai oleh Adhe Dharmastriya dan ditulis oleh Titien Wattimena ini menandai tren baru dalam industri perfilman Indonesia yang kini banyak menonjolkan unsur horor psikologis, bukan sekadar jump scare atau kemunculan hantu semata.

Berbeda dari film horor konvensional, RIBA mengusung pendekatan yang lebih intim dan emosional melalui drama keluarga dan konflik batin. 

Diketahui bahwa film ini bercerita tentang Sugi, seorang kepala keluarga yang terjerat masalah ekonomi hingga nekat melakukan pesugihan untuk menyelamatkan keluarganya.

Alur tersebut diadaptasi dari kisah nyata berjudul Getih Anak yang sempat viral di media sosial X melalui akun @mitologue, dan telah dibaca lebih dari 3,9 juta kali lho, Beauty!

Sang Produser, Titin Suryani, menyebutkan bahwa RIBA tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga refleksi sosial. 

“Kami ingin menghadirkan cerita yang menegangkan sekaligus menggugah agar penonton tidak hanya takut, tapi juga bisa merenung setelah keluar dari bioskop,” ujarnya di Jakarta.

Dalam trailer resmi yang ditayangkan pada acara peluncuran itu, penonton disuguhkan narasi pelaku asli pesugihan Getih Anak yang dikontraskan dengan kehidupan sederhana keluarga Sugi. 

Namun, ketegangan meningkat saat Sugi mulai mengalami perubahan perilaku dan gangguan mistis setelah terjerat perjanjian gelap. 

Terlihat dalam cuplikan menampilkan suasana mencekam tanpa banyak adegan kejut, memperkuat kesan horor yang berakar pada tekanan psikologis dan moral manusia.

Selain menyoroti tema pesugihan, film RIBA juga menggambarkan dampak sosial dari tekanan ekonomi dan pilihan moral ekstrem yang dihadapi masyarakat.

Dengan pendekatan ini, Verona Films mencoba memperluas makna horor di layar lebar menjadi medium reflektif terhadap kondisi sosial dan mental manusia modern.

FYI nih Beauty, film RIBA dibintangi oleh Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Fanny Ghassani, Jajang C. Noer, dan Pritt Timothy, serta memperlihatkan bagaimana industri film Indonesia kini mulai beralih dari teror visual menuju ketegangan emosional yang lebih dalam dan relevan secara sosial.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan