Sumber: istimewa
Beauty, pasangan Nikita Willy dan Indra Priawan tak pernah luput dari perhatian. Pasangan ini dianggap sebagai salah satu best couple, tak hanya kompak dalam mendidik buah hati, keduanya pun tampak romantis dan kompak dalam memilih pakaian. Nikita Willy tak ingin baju yang dikenakan hanya sekedar terlihat bagus, tapi juga terasa nyaman.
Di peluncuran koleksi Uniqlo Spring/Summer 2026 yang bertema “Intelligent Simplicity”, mencerminkan konsep pakaian yang dirancang sederhana namun mengutamakan fungsi dan kenyamanan, serta relevan untuk dipakai dalam keseharian di berbagai aktivitas Niki pun berbagi pengalaman. Event ini menampilkan rangkaian pakaian terbaru dari koleksi Spring/Summer 2026, dengan fokus pada item-item unggulan seperti jeans, linen, outerwear, pakaian olahraga, dan berbagai essential yang relevan untuk berbagai aktivitas .
Pada kesempatan ini, UNIQLO juga menggandeng pasangan Nikita Willy dan Indra Priawan untuk hadir dan membagi pengalaman tentang tips memilih pakaian yang bisa diandalkan untuk berbagai aktivitas, baik dalam keseharian, saat traveling, juga untuk momen bersama keluarga.
“Intelligent Simplicity bagi UNIQLO bukan sekadar soal desain yang terlihat simpel. Di baliknya ada proses berpikir yang matang, mulai dari pembaruan siluet, material, sampai detail kecil. Pendekatan ini lahir dari perspektif sederhana: pakaian seharusnya mempermudah hidup. Kami ingin saat orang-orang mengenakannya, mereka bisa merasa nyaman sekaligus percaya diri, looks good and feels good. Koleksi UNIQLO Spring/Summer 2026 juga ditujukan sebagai problem solver untuk keseharian, menjawab tantangan cuaca yang berubah-ubah, aktivitas yang padat, hingga berbagai peran yang dijalani. Melalui pemilihan material yang berkualitas serta desain yang simpel namun fungsional, koleksi ini dirancang untuk menyatu dengan rutinitas harian,” ujar Evy Christina Setiawan, Senior Marketing Manager UNIQLO Indonesia.
“Untuk musim ini, kami me-refresh beberapa items yang sudah familiar seperti kemeja boxy, memperkaya koleksi jeans dengan dengan siluet baru yang nyaman dan modern seperti baggy jeans untuk pria, serta menambah warna-warna baru bernuansa cerah pada lini Premium Linen kami,” tambahnya.
Lebih dari sekadar terlihat bagus, pakaian yang bermakna adalah pakaian yang terasa nyaman saat dikenakan, relevan untuk berbagai aktivitas, praktis, dan mampu menunjang kehidupan nyata penggunanya. Pada kesempatan spesial ini, pasangan selebriti Nikita Willy dan Indra Priawan, turut berbagi cerita dan pengalaman personal mengenai bagaimana pakaian yang sederhana, fungsional, dan nyaman berperan penting dalam menunjang keseharian mereka.
Nikita menyoroti bahwa seiring perubahan peran dan rutinitasnya, cara memilih pakaian pun ikut bergeser. Kenyamanan kini menjadi faktor utama dalam memilih pakaian sehari-hari.
“Dulu aku dan Indra cukup banyak bereksplorasi dengan fashion, tapi seiring perubahan peran dan aktivitas, kami jadi lebih menghargai pakaian yang simpel dan nyaman. Sekarang, gaya yang paling pas untukku adalah yang simple tapi chic, tetap terlihat rapi, dan benar-benar mendukung aktivitas sehari-hari tanpa perlu banyak effort. Lagi pula, kalau model bajunya simpel, akan lebih mudah untuk dipadupadankan, sehingga praktis juga untuk dibawa traveling,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pakaian yang praktis dan versatile menjadi penting, terutama untuk menemani aktivitas dari pagi hingga malam, termasuk saat traveling. “Karena banyak agenda yang harus dikerjakan dalam sehari, aku butuh item yang fungsional, tidak membatasi gerak, dan tetap nyaman di berbagai situasi,” tambahnya.
Salah satu item adalan Nikita adalah kardigan UV Protection dari UNIQLO yang dapat digunakan saat udara dingin maupun ketika beraktivitas di bawah sinar matahari.
Dari sudut pandang Indra, sebagai seorang pebisnis, Indra terbiasa melihat pakaian sebagai sebuah investasi—bukan sekadar mengikuti tren sesaat, tetapi melihat item dengan mempertimbangkan nilai pakai, kualitas, dan kenyamanan yang dapat diandalkan dari waktu ke waktu.
“Sebagai pebisnis, bagi saya setiap pilihan harus memiliki value, termasuk pakaian. Dulu saya sempat suka mengenakan pakaian dengan pakaian dengan banyak pattern atau gambar yang cukup bold, seperti motif naga. Namun seiring waktu, saya lebih memilih pakaian dengan desain yang simpel dan polos karena terasa lebih versatile dan tetap relevan dipakai kapan pun. UNIQLO pun saya pilih karena durability-nya yang sangat baik. Bahkan, sampai sekarang, saya masih menggunakan beberapa item UNIQLO yang saya beli sejak 2016, termasuk T-shirt AIRism, yang kualitas dan kenyamanannya tetap terasa.” ujar Indra.
“UNIQLO selalu dapat diandalkan dari waktu ke waktu. Selain T-shirt AIRism, saya juga sangat menyukai T-shirt DRY-EX untuk berolahraga. Jeans UNIQLO juga selalu jadi go-to item saya. Soal cutting saya cukup fleksibel mengikuti tren, tapi saat ini saya lebih suka potongan yang sedikit oversize seperti baggy, karena nyaman, stretchy, dan lebih bebas bergerak,” tambahnya.
Pasangan ini juga berbagi cerita mengenai rencana perjalanan mereka di musim panas mendatang ke Vietnam. Mengingat cuaca yang cukup panas, Nikita menyiapkan pakaian berbahan ringan seperti linen, jean, serta koleksi T-shirt AIRism yang adem agar tetap nyaman dikenakan sepanjang hari selama traveling bersama keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Evy Christina Setiawan menjelaskan bahwa linen menjadi salah satu key item UNIQLO pada koleksi Spring/Summer 2026. “Lini Premium Linen UNIQLO terbuat dari 100% European Flax, dirancang menjadi pakaian yang ringan, breathable, dan nyaman, sekaligus mudah dikenakan untuk berbagai aktivitas,” ujarnya.
Sebagai penutup, Nikita turut berbagi pandangannya dalam memilih pakaian untuk anak-anak. Bagi Nikita, kenyamanan adalah faktor utama karena kulit Issa dan Nael yang masih sensitif. Biasanya ia mengandalkan UNIQLO Kids T-shirt, atau matching set yang stretchy karena praktis dipakai, baik untuk traveling maupun sehari-hari.
Pendekatan ini sejalan dengan komitmen UNIQLO dalam merancang pakaian anak yang berfokus pada material yang lembut di kulit, aman, dan nyaman dikenakan sepanjang hari sehingga menjadikan pakaian sebagai pendukung, bukan penghalang, dalam keseharian mereka.