Ilustrasi mencegah kanker kulit dengan menggunakan tabir surya dan topi. (Pinterest/Freepik)
Perubahan cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Indonesia membuat rutinitas kecantikan ikut beradaptasi.
Beauty, kondisi cuaca yang dapat berubah dari panas terik menjadi hujan deras dalam waktu singkat tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga memengaruhi kondisi kulit dan rambut sepanjang hari.
Perubahan suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi menjadi tantangan baru bagi masyarakat dengan mobilitas padat, mulai dari perjalanan ke kantor, aktivitas olahraga, hingga kegiatan sosial setelah jam kerja. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kulit mengalami dehidrasi, kemerahan akibat paparan sinar UV, serta rambut yang lebih mudah lepek dan rapuh.
Melihat kondisi tersebut, kebutuhan akan perlindungan kulit dan rambut kini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian dari rutinitas harian yang semakin penting. Hal ini disampaikan Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella.
"Kami memahami bahwa di tengah kondisi cuaca yang tak menentu ini, perlindungan kulit dan rambut bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi sudah menjadi kebutuhan esensial. Tantangan bagi masyarakat di iklim tropis seperti Indonesia adalah menemukan produk yang tidak hanya memberikan proteksi tinggi seperti SPF 50, tetapi juga memiliki tekstur ringan dan praktis untuk re-apply di sela kesibukan. Melalui kurasi produk UV Protection hingga After-Sun Care, kami ingin memastikan konsumen tetap terlindungi dari paparan sinar matahari dan kelembapan tinggi tanpa harus mengorbankan kenyamanan," katanya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Sociolla, perubahan cuaca yang ekstrem membuat rutinitas kecantikan perlu disesuaikan dari pagi hingga malam hari. Perawatan tidak hanya berfokus pada perlindungan saat beraktivitas, tetapi juga pemulihan setelah terpapar panas matahari dan kelembapan tinggi.
Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah menjaga kesehatan rambut sejak awal hari. Cuaca panas dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit kepala, sementara hujan dan kelembapan tinggi membuat rambut lebih mudah lepek. Karena itu, penggunaan produk yang membantu menjaga kelembapan dan elastisitas rambut menjadi bagian penting dalam rutinitas harian.
Untuk perlindungan kulit, penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi menjadi langkah utama. Di tengah paparan sinar UV yang semakin intens, sunscreen berfungsi sebagai lapisan perlindungan dasar sebelum penggunaan produk riasan lainnya. Tren layering atau penggunaan beberapa lapisan perlindungan juga semakin banyak diterapkan untuk menjaga kulit tetap nyaman sekaligus menunjang tampilan wajah yang segar sepanjang hari.
Tantangan lain yang kerap dihadapi masyarakat aktif adalah kebutuhan untuk melakukan re-apply sunscreen di tengah aktivitas. Karena itu, produk dengan format praktis seperti sun stick mulai banyak diminati karena mudah digunakan tanpa mengganggu riasan.
Tak hanya kulit, rambut yang diwarnai juga membutuhkan perlindungan tambahan. Paparan sinar matahari berlebih dapat membuat warna rambut lebih cepat kusam dan memudar sehingga perawatan khusus diperlukan untuk menjaga intensitas warna dan kesehatan rambut.
Sementara itu, setelah menjalani aktivitas seharian, tahap pemulihan menjadi bagian yang tak kalah penting. Produk after-sun care dengan kandungan yang menenangkan dan menghidrasi kulit banyak digunakan untuk membantu mengurangi kemerahan serta mengembalikan kelembapan kulit yang hilang akibat paparan sinar matahari dan cuaca ekstrem.