Menu

Masuk Sekolah, Cek Mata Anak Jadi Persiapan yang Sering Terlupa Lho Moms!

01 Juli 2026 11:40 WIB

Cek Mata Anak (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, banyak orang tua disibukkan dengan berbagai persiapan sekolah, mulai dari membeli seragam, tas, hingga perlengkapan belajar. Namun Moms, ada satu hal yang juga penting untuk masuk dalam daftar persiapan, yakni pemeriksaan kesehatan mata anak. Penglihatan yang optimal menjadi salah satu faktor yang mendukung anak mengikuti proses belajar dengan nyaman di sekolah.

Miopia atau rabun jauh menjadi salah satu gangguan penglihatan yang cukup sering dialami anak usia sekolah. Sayangnya, kondisi ini kerap baru diketahui ketika minus mata sudah cukup tinggi. Padahal, miopia dapat berkembang secara bertahap selama masa pertumbuhan sehingga membutuhkan perhatian sejak dini.

Banyak anak juga tidak menyadari bahwa kemampuan melihatnya mulai menurun. Akibatnya, orang tua baru mengetahui kondisi tersebut setelah anak mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di kelas atau mengeluhkan aktivitas sehari-hari yang terganggu.

Karena itu, pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah awal yang penting. Moms juga perlu mengenali sejumlah tanda yang dapat mengindikasikan gangguan penglihatan pada anak, seperti sering memicingkan mata, duduk terlalu dekat saat menonton televisi, membaca buku maupun gadget dari jarak yang sangat dekat, sering maju ke depan agar dapat melihat tulisan di papan tulis, hingga kebiasaan mengucek mata secara berlebihan.

Pendekatan terhadap penanganan miopia pun kini terus berkembang. Jika sebelumnya penanganan lebih berfokus pada penggunaan kacamata minus untuk membantu anak melihat lebih jelas, saat ini tersedia konsep manajemen miopia yang bertujuan membantu mengendalikan pertumbuhan minus mata.

Salah satu teknologi yang digunakan dalam manajemen miopia adalah DIMS (Defocus Incorporated Multiple Segments). Teknologi ini diterapkan pada lensa terapi MiYOSMART dari HOYA. Berbeda dengan lensa kacamata biasa yang berfungsi mengoreksi penglihatan, teknologi tersebut dirancang untuk membantu menahan pertumbuhan minus pada mata anak.

Menurut informasi yang disampaikan HOYA, lensa terapi MiYOSMART telah didukung penelitian klinis dalam kategori lensa kacamata untuk manajemen miopia dan telah menerima berbagai penghargaan internasional atas inovasinya di bidang kesehatan mata.

Bertepatan dengan momentum kembali ke sekolah, HOYA juga menghadirkan kampanye "Mulai Lebih Awal" untuk mendorong orang tua melakukan deteksi dan intervensi dini terhadap miopia pada anak. Melalui program tersebut, tersedia dukungan berupa subsidi sebesar Rp2.000.000 untuk pembelian lensa terapi MiYOSMART di optik rekanan HOYA di seluruh Indonesia hingga akhir Agustus 2026.

Melalui kampanye ini, HOYA mengajak orang tua untuk tidak menunggu hingga minus mata anak bertambah tinggi sebelum melakukan penanganan. Pemeriksaan mata sejak dini dinilai menjadi langkah penting agar pertumbuhan miopia dapat dikelola lebih awal sehingga kualitas penglihatan anak tetap terjaga selama menjalani aktivitas belajar di sekolah.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan