Menu

Audio yang Menyesuaikan Gaya Hidup, DESOUND Hadirkan Pengalaman Berbeda di Tiap Ruang

22 Agustus 2026 13:33 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Memilih perangkat audio tidak selalu berhenti pada spesifikasi teknis. Karakter ruangan, aktivitas yang dilakukan, hingga kebiasaan mendengarkan turut menentukan pengalaman suara yang sesuai bagi setiap pengguna. Pendekatan inilah yang dihadirkan DESOUND Showroom Melawai melalui konsep barunya yang memungkinkan pengunjung mencoba dan membandingkan perangkat audio berdasarkan kebutuhan penggunaan.

DESOUND Showroom Melawai resmi diperkenalkan kembali pada 21 Agustus 2026 di Jakarta Selatan dengan konsep lima lantai yang memiliki fokus berbeda. Setiap area dirancang untuk memperlihatkan bagaimana perangkat audio digunakan dalam konteks yang lebih nyata, mulai dari menikmati musik, bekerja, membuat konten, menonton film, karaoke, hingga kebutuhan profesional.

Direktur PT Inti Megah Swara, James Eric Pribadi, mengatakan kebutuhan audio seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi teknis.

“Orang sering datang dengan pertanyaan teknis, padahal yang sebenarnya mereka cari adalah sistem yang cocok untuk ruang dan kebiasaan mereka. DESOUND Showroom Melawai dirancang agar proses itu bisa dimulai dari pengalaman langsung,” jelas James.

Menyesuaikan Audio dengan Kebiasaan Mendengarkan

Pengalaman tersebut dimulai dari lantai 1 Audio Gallery, yang menghadirkan berbagai solusi audio, mulai dari luxury audio, home audio, multimedia, personal audio, hingga alat musik.

Di area ini, pengunjung dapat mencoba sejumlah perangkat dan setup, mengenali perbedaan karakter suara, lalu membandingkannya berdasarkan preferensi dan kebiasaan mendengarkan.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena spesifikasi teknis sebuah perangkat belum tentu menggambarkan bagaimana suara akan dirasakan oleh setiap orang. Dengan mencoba secara langsung, pengguna dapat menilai karakter suara, kenyamanan, fungsi, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan mereka.

Dari Meeting hingga Content Creation

Beranjak ke lantai 2, audio ditempatkan dalam konteks komunikasi dan produksi. Area Meeting Room and Music Instrument menghadirkan solusi mikrofon SHURE untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rapat, content creation, live performance, hingga penggunaan profesional.

Pengunjung dapat melihat bagaimana mikrofon dan perangkat pendukung digunakan dalam kebutuhan yang berbeda. Lantai ini juga menyediakan sejumlah instrumen musik, seperti keyboard, gitar akustik, gitar listrik, dan drum.

Sementara itu, lantai 3 memadukan Lifestyle Audio dan Luxury Audio. Area Lifestyle Audio dirancang agar eksplorasi perangkat terasa lebih personal dan relevan dengan keseharian. Konsep tersebut dikembangkan bersama Tobias Harris W., Principal dan Chief Creative Officer TDC NYC.

Di lantai yang sama, pengunjung juga dapat mengeksplorasi KEF Product Experience. Selain mengenal karakter suara KEF, pengunjung dapat memahami bagaimana pemilihan serta penempatan speaker di dalam ruangan dapat memengaruhi detail, dimensi, dan keseluruhan pengalaman mendengarkan.

Tobias mengatakan DESOUND dirancang sebagai destinasi imersif untuk pengguna dengan gaya hidup dinamis, termasuk mereka yang membutuhkan audio untuk momen personal, aktivitas outdoor, perjalanan, hingga perayaan bersama.

Menurutnya, ruang interaktif dan pendampingan ahli memungkinkan pelanggan menemukan pilihan yang lebih sesuai dengan gaya hidup sekaligus memahami bahwa setiap suara dapat mencerminkan pengalaman personal penggunanya.

Saat Ruang Ikut Menentukan Pengalaman Suara

Konsep penyesuaian audio dengan ruang semakin terlihat di lantai 4, yang menghadirkan Karaoke Room, Home Theatre Room, dan DESOUND Community Space.

Karaoke Room memperlihatkan bagaimana mikrofon, speaker, pemrosesan suara, serta konfigurasi ruang bekerja sebagai satu sistem untuk menghasilkan pengalaman bernyanyi yang lebih optimal.

Sementara Home Theatre Room memberikan gambaran mengenai pengalaman audio yang lebih imersif saat menikmati film di rumah. Adapun DESOUND Community Space menjadi ruang untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan mengeksplorasi dunia audio bersama komunitas.

Konsep ini menunjukkan bahwa perangkat yang sama belum tentu memberikan pengalaman yang sama ketika ditempatkan pada ruang berbeda. Ukuran ruangan, sumber audio, kompatibilitas, hingga posisi perangkat menjadi bagian yang dapat memengaruhi hasil akhir.

Audio untuk Kebutuhan Profesional

Kebutuhan dengan skala lebih besar ditampilkan di lantai 5 melalui area Professional Solution. Lantai ini menghadirkan professional speaker, audio system, dan professional lighting untuk ruang berskala besar maupun kebutuhan komersial.

Area tersebut mencakup berbagai merek dan solusi professional audio, termasuk JBL, Soundcraft, AKG, AMX, BSS, Crown, DBX, Martin, Ayrton, Lightsky, dan MA Lighting.

Dengan pembagian tersebut, DESOUND tidak hanya menyasar penikmat musik atau audiophile. Showroom ini juga ditujukan bagi pengguna gadget, pekerja profesional, musisi, content creator, konsumen home entertainment, hingga pelaku usaha yang membutuhkan solusi audio untuk kantor, studio, restoran, hotel, karaoke, maupun ruang komersial.

Konsultasi Sebelum Menentukan Pilihan

Selain mencoba langsung, pengunjung dapat berdiskusi dengan product specialist untuk menemukan perangkat yang lebih sesuai. Tim DESOUND akan mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti fungsi perangkat, ukuran ruang, konektivitas, perangkat yang sudah digunakan, preferensi suara, hingga anggaran.

Konsep tersebut membuat proses memilih perangkat audio tidak semata-mata berdasarkan merek atau spesifikasi. Pengunjung dapat memahami bagaimana sebuah perangkat bekerja dalam konteks penggunaan yang sebenarnya sebelum menentukan pilihan.

“Perangkat yang baik tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Melalui pembagian area ini, pengunjung dapat memahami peran masing-masing sistem, melihat cara kerjanya, lalu mendiskusikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” lanjut James.

DESOUND Showroom Melawai berlokasi di Jl. Melawai Raya No. 193 C & D, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan beroperasi pukul 10.00–19.00 WIB. Selain pengalaman langsung di showroom, DESOUND juga menyediakan kanal digital melalui desound.co.id serta layanan DELYSA melalui WhatsApp untuk membantu pelanggan berkonsultasi mengenai kebutuhan audio tanpa harus datang langsung ke toko.

Pada akhirnya, konsep baru DESOUND membawa gagasan bahwa perangkat audio bukan sekadar benda dengan spesifikasi tertentu. Pengalaman mendengarkan juga dibentuk oleh siapa penggunanya, apa aktivitasnya, bagaimana kebiasaannya, dan di ruang mana audio tersebut digunakan. 

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Top Stories

Artikel Pilihan