BCA Expo (istimewa)
Keterampilan nail art menjadi sumber penghasilan bagi MUA Tuli yang tampil di BCA Expo Jabodetabek 2026. Booth Nail Art by MUA Tuli Bakti BCA mencatat pendapatan sekitar Rp13 juta selama tiga hari penyelenggaraan pameran yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, pada 11–13 September 2026.
Adapun pendapatan tersebut diperoleh para MUA Tuli melalui layanan nail art yang mereka hadirkan selama acara lho, Beauty!
Para nail artist yang bertugas merupakan peserta program pelatihan dan pembinaan tata rias serta nail art bagi Teman Tuli yang digagas Bakti BCA bersama Yayasan Perempuan Tangguh Mandiri Indonesia (PTI).
Salah satu peserta yang terlibat adalah Nagita. Ia mengikuti program tersebut sejak 2024 dan mempelajari teknik tata rias serta nail art dari tahap awal. Keterampilan yang diperolehnya kemudian membawanya tampil sebagai nail artist profesional dalam berbagai kesempatan, termasuk BCA Expo 2026.
“Sejak lama saya sudah menyukai tata rias. Ketika mengikuti program dari Bakti BCA saya sempat mengalami kesulitan dalam beberapa hal, seperti riasan alis yang kurang rapi atau nail art yang berantakan. Namun, saya terus berlatih dengan bantuan para guru yang mengajari sampai saya benar-benar paham dan saya bisa menjadi juru rias profesional,” kata Nagita dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).
Program tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan kecantikan. Peserta juga mendapat pembekalan tata rambut, manajemen keuangan, pengelolaan media sosial, hingga mengikuti ujian sertifikasi BNSP. Pembekalan ini diarahkan agar keterampilan yang diperoleh dapat digunakan sebagai sumber penghasilan.
Selain Nagita, terdapat 14 MUA Tuli lainnya yang mengikuti program tersebut. Sebanyak 15 MUA Tuli ini menjalani acara kelulusan pada Desember 2025 dan kemudian mendapat kesempatan berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan yang melibatkan BCA.
“Saya senang sekali bisa berpartisipasi di BCA Expo 2026, dan kagum dengan dukungan yang diberikan oleh BCA untuk teman-teman Tuli,” kata Nagita.
“BCA percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berkarya ketika mendapatkan kesempatan serta dukungan yang tepat. Kehadiran MUA Tuli di BCA Expo 2026 menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menciptakan ruang yang lebih inklusif sekaligus memberikan kesempatan bagi Teman Tuli untuk menunjukkan kemampuan dan karyanya kepada masyarakat,” ujar Hera F. Haryn EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.
Ke depan, Bakti BCA menyatakan akan memperluas ekosistem pemberdayaan inklusif agar lebih banyak Teman Tuli dan penyandang disabilitas memperoleh akses untuk mengembangkan keterampilan dan membangun kemandirian ekonomi.