Menu

Bukan Cuma Ponsel, AI Kini Mulai Jajaki Pasar AC untuk Pengaturan Suhu

26 September 2026 21:03 WIB

Midea (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, teknologi kecerdasan buatan atau AI kini mulai masuk ke perangkat rumah tangga yang digunakan sehari-hari, termasuk pendingin udara. 

Midea Electronics Indonesia menghadirkan AC Celest Inverter dengan AI Ecomaster yang dirancang untuk membantu mengatur suhu ruangan secara lebih presisi sekaligus mengoptimalkan penggunaan energi.

Kehadiran teknologi tersebut menjawab perubahan kebutuhan konsumen di Indonesia yang tidak lagi hanya mempertimbangkan kemampuan AC dalam mendinginkan ruangan. Efisiensi listrik, ketahanan perangkat, kemudahan perawatan, serta kenyamanan penggunaan juga menjadi pertimbangan.

Head of Product Management Midea Electronics Indonesia, Hendry Wijaya, mengatakan teknologi yang dihadirkan perlu memberikan manfaat yang dapat dirasakan pengguna.

“Bagi Midea, teknologi yang baik adalah teknologi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh konsumen. Melalui Celest, kami menghadirkan AC dengan teknologi AI yang membantu menciptakan kenyamanan secara lebih efisien, sekaligus memberikan ketahanan dan kemudahan perawatan. Kami ingin Celest menjadi solusi yang ideal bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan, tanpa harus mengorbankan efisiensi listrik,” ujar Hendry.

AI Ecomaster pada Celest memiliki presisi pengaturan suhu hingga 0,3°C. Berdasarkan informasi dari Midea, teknologi tersebut memungkinkan penghematan energi hingga 30 persen dibandingkan mode standar. Celest tersedia dalam kapasitas 0,5 PK hingga 2,5 PK untuk menyesuaikan kebutuhan ruangan.

Selain AI, Celest membawa tiga teknologi lain. CoolFlash dirancang untuk membantu mendinginkan ruangan dengan cepat, termasuk ketika suhu di luar mencapai 55°C. PrimeGuard menggabungkan sejumlah perlindungan pada komponen AC untuk mendukung penggunaan jangka panjang.

Sementara itu, I-Clean memungkinkan unit indoor melakukan pembersihan secara mandiri melalui proses dedusting otomatis dan pembekuan evaporator hingga -10°C untuk membantu mengangkat debu dan kotoran.

Product Manager Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Windi Ario Wicaksono, mengatakan empat teknologi tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan penggunaan AC sehari-hari.

“Celest kami kembangkan dengan melihat kebutuhan konsumen dari berbagai sisi, mulai dari bagaimana AC dapat mendinginkan ruangan dengan cepat, menggunakan listrik secara efisien, memiliki perlindungan yang baik, hingga mudah dirawat. AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean menjadi kombinasi yang memberikan performa, ketahanan, dan kepraktisan dalam satu produk,” ujar Windi.

Midea juga memperkuat layanan purnajual melalui jaringan service center dan peningkatan kompetensi tim. Upaya tersebut turut mendapat pengakuan melalui Service Quality Award 2026 untuk kategori Layanan Purna Jual Pendingin Ruangan (AC).

Celest diproduksi di Indonesia dan menjadi bagian dari lini pendingin udara Midea yang menggabungkan teknologi AI, efisiensi energi, perlindungan perangkat, serta kemudahan perawatan dalam satu perangkat.

Artikel Pilihan