Menu

Olahraga Tak Harus soal Target, RAC Ajak Masyarakat Menikmati Prosesnya, Simak Yuk Beauty!!

27 Oktober 2026 17:10 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Olahraga kini tidak hanya berkaitan dengan kebugaran fisik, tetapi juga menjadi cara untuk menjaga keseimbangan hidup sekaligus membangun koneksi sosial. Melihat perkembangan tersebut, JUNE Active Studio memperkenalkan Recreational Athletes Club (RAC), sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat urban menemukan kesenangan dalam berolahraga di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

RAC diperkenalkan secara resmi pada 21 Oktober 2026 di Toko Kopi TUKU Cipete, Jakarta. Inisiatif dari JUNE Active Studio, unit di bawah naungan JUNI Goods, ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan brand olahraga asal Bali, GUDS Bali, serta mendapat dukungan dari TUKU.

RAC hadir sebagai ruang inklusif bagi masyarakat yang ingin aktif bergerak tanpa harus terbebani target performa layaknya atlet profesional. Inisiatif ini juga berangkat dari perkembangan kultur olahraga rekreasional di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, ketika aktivitas fisik semakin berkaitan dengan kesehatan, komunitas, dan keseimbangan diri.

Berawal dari Pengalaman Personal di Industri Kreatif

Lahirnya RAC berangkat dari pengalaman personal Adry Boim, CEO JUNI Records sekaligus sosok di balik JUNI Group dan JUNE Active Studio. Setelah bertahun-tahun berkecimpung di industri musik dan kreatif yang dinamis, ia melihat olahraga sebagai salah satu elemen penting untuk menjaga energi dan keseimbangan hidup, baik bagi dirinya maupun para pekerja di sekitarnya.

“Melalui rutinitas harian di dunia kreatif, saya melihat adanya titik temu yang sangat erat antara musik, kreativitas, pertemanan, dan olahraga. RAC lahir dari pengalaman dan keresahan personal akan perlunya produk serta wadah olahraga yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, tanpa harus merasa terbebani oleh target performa profesional,” ujar Adry Boim.

Pengalaman tersebut menjadi landasan bagi RAC untuk menghadirkan produk dan wadah olahraga yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat. Melalui pendekatan ini, aktivitas fisik tidak hanya dipandang sebagai upaya mencapai performa tertentu, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menikmati proses bergerak.

Olahraga Rekreasional dan Peran Komunitas

Dari sudut pandang industri, Adystra Bimo, Founder Running Rage dan Jakarta Running Festival, menilai kultur olahraga rekreasional di Indonesia telah mengalami transformasi besar selama 15 tahun terakhir.

Menurutnya, motivasi masyarakat untuk berolahraga kini semakin beragam. Selain menjaga kesehatan dan mengejar pencapaian personal, olahraga juga menjadi sarana untuk memperluas pertemanan dan menemukan rasa memiliki dalam suatu komunitas.

“Motivasi orang berolahraga saat ini sudah sangat beragam mulai dari menjaga kesehatan, pencapaian personal, hingga mencari jejaring pertemanan dan rasa saling memiliki (sense of belonging). Komunitas memegang peranan kunci dalam menjaga konsistensi tersebut. Lonjakan partisipasi masyarakat ini membuka ruang yang sangat luas bagi brand lokal, produk inovatif, dan kolaborasi baru untuk terus mendukung ekosistem olahraga agar lebih terbuka serta berkelanjutan,” ungkap Adystra Bimo.

Peran komunitas tersebut sejalan dengan pendekatan RAC yang menggunakan konsep multi-sport. Dengan merangkul berbagai cabang olahraga dan tingkat kemampuan, RAC ingin membuka ruang bagi siapa saja untuk menikmati aktivitas fisik sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Kolaborasi JUNI Goods dan GUDS Bali

RAC mengusung semangat “Find Fun in the Chaos”, yang mengajak setiap individu merayakan gerakan tubuh dan menemukan kegembiraan melalui aktivitas fisik di tengah hiruk-pikuk keseharian.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi JUNI Goods dengan GUDS Bali, brand independen asal Bali yang didirikan oleh Vino Tamaela. Berawal dari persahabatan dan kesamaan visi, keduanya menghadirkan lini produk olahraga yang dirancang untuk memadukan kebutuhan fungsional dengan estetika.

“Kami percaya setiap orang yang bergerak dan beraktivitas adalah seorang atlet rekreasional. Bersama GUDS Bali, kami menggabungkan karakter dan keahlian kreatif masing-masing untuk menghadirkan produk serta pengalaman berolahraga yang menyenangkan,” tambah Adry Boim.

Melalui kolaborasi ini, RAC tidak hanya berfokus pada perlengkapan olahraga, tetapi juga berupaya menghadirkan pengalaman yang relevan bagi masyarakat urban dengan gaya hidup aktif.

TUKU Jadi Ruang Pertemuan Komunitas

Keterlibatan TUKU dalam peluncuran RAC juga berkaitan dengan kedekatan brand kopi lokal tersebut dengan komunitas di sekitarnya. TUKU menggunakan sebutan “tetangga” untuk menyapa para pelanggannya dan memosisikan gerainya sebagai ruang untuk berkumpul serta berinteraksi.

Vella Siahaya, Chief Experience Officer TUKU, mengatakan bahwa pihaknya kerap melihat pelanggan berkumpul setelah berolahraga, termasuk melalui kegiatan neighborhood run.

“Di TUKU, kami sering melihat para tetangga berkumpul dan berinteraksi usai berolahraga, seperti dalam kegiatan neighborhood run. Kolaborasi dengan RAC terasa sangat alami karena kami berbagi semangat yang sama: menjadi ruang bertemunya komunitas, menikmati momen bersama, dan mempererat hubungan antar-tetangga,” ungkap Vella.

Melalui kerja sama ini, gerai TUKU juga menjadi salah satu titik pertemuan bagi masyarakat untuk mengenal dan mendapatkan rangkaian produk RAC yang diluncurkan.

Pop-Up Store RAC Hadir di Dua Lokasi TUKU

Untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada pencinta olahraga dan komunitas, RAC menghadirkan pop-up store di dua lokasi TUKU pada Oktober 2026.

Berikut jadwal dan lokasinya:

  • Toko Kopi TUKU Cipete: 21–22 Oktober 2026.

  • Toko Kopi TUKU Gelora Bung Karno (GBK): 23 Oktober 2026.

Melalui pop-up store tersebut, pengunjung dapat melihat, mencoba, dan membeli secara langsung rangkaian produk activewear terbaru dari RAC.

JUNE Active Studio sendiri merupakan eksplorasi JUNI Goods di bidang olahraga dan gaya hidup aktif. Inisiatif ini bertujuan menghadirkan wadah serta perlengkapan olahraga yang fleksibel, inklusif, dan relevan bagi masyarakat urban.

Sementara itu, GUDS Bali berfokus pada perancangan produk dan apparel olahraga yang memadukan fungsionalitas, kenyamanan, serta estetika visual modern. Adapun TUKU merupakan jaringan toko kopi lokal yang berfokus membangun ikatan hangat dengan komunitas sekitar melalui ruang berkumpul, sajian kopi, dan dukungan terhadap berbagai inisiatif komunitas lokal.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan