Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Edited by HerStory)
Belum ketemu jodoh biasanya jadi jawaban umum yang diucapkan seseorang yang belum menikah. Namun, sebernya ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang merasa lebih baik menunda pernikahan.
Perlu dipahami, menunda pernikahan adalah hal wajar dan bukan keputusan yang buruk. Dilansir dari Times of India, berikut alasan mengapa kamu jadi merasa perlu menunda pernikahan.
Menikah di usia muda kerap disebut meningkatkan risiko perceraian. Walau gak semua, paling gak menikah di usia yang sangat matang biarpun terkesan telat, memiliki peluang kecil untuk cerai.
Hal ini karena ketahanan mental seseorang yang cenderung sudah lebih matang juga.
Di usia muda, tentu perasaanmu mungkin masih cenderung labil. Oleh karenanya, tak jarang mereka yang memilih menikah di usia muda lebih rentan cerai karena tidak bisa mengutarakan perasaan dengan baik.
Nah, jika memilih menunda pernikahan, ada keberuntungan yang bisa dapatkan. Salah satunya perasaan lebih matang, di mana sudah tidak ada perasaan labil mengintaimu maupun pasangan.
Saat memilih menikah di usia yang muda, ada kesan buru-buru sehingga arti komitmen mungkin jadi sulit ditemukan.
Jika memilih menunda pernikahan, katakanlah menikah di usia 29 atau 30 tahun, bisa jadi kamu sudah lebih paham tentang komitmen. Menjaga komitmen merupakan salah satu hal terpenting bagi pasangan yang sudah menikah.
Lihat Sumber Artikel di Dewiku.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Dewiku.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.