Ilustrasi seorang perempuan minum susu (Pexel/Cottonbro)
Kolagen memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya dalah untuk menjaga kecantikan kulit agar tetap lembut dan kenyal. Kini, banyak produk yang mengandung kolagen dengan bentuk tablet atau minuman.
Namun, ternyata kolagen juga memiliki efek samping jika terlalu sering dikonsumsi lho, kira-kira apa saja? Yuk, simak penjelasan berikut, dilansir dari berbagai sumber, Senin (17/1/2022).
Kandungan protein yang berlimpah dalam minuman kolagen dapat menyebabkan sejumlah gangguan pencernaan, seperti konstipasi, diare, kembung, serta penurunan nafsu makan, jika tidak diimbangi dengan konsumsi serat dan cairan yang memadai.
Sebagian orang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kandungan protein kolagen, terutama asam glutamat bebas. Hal ini bisa menimbulkan beberapa efek samping, seperti kepala ringan atau sulit tidur.
Salah satu efek samping kolagen yang tergolong serius adalah meningkatkan risiko berkembangnya batu ginjal. Risiko efek samping ini bisa lebih besar terjadi jika kamu memiliki riwayat batu ginjal kalsium oksalat.
Untuk itu, kamu perlu membatasi konsumsi suplemen kolagen tidak lebih dari 5-6 gram per hari atau sekitar 1 sendok makan. Kamu juga harus menyeimbanginya dengan banyak minum air.
Bahaya kolagen selanjutnya adalah berpotensi meningkatkan kadar kalsium yang dapat menyebabkan hiperkalsemia. Kondisi ini bisa memicu konstipasi, kelelahan, mual, muntah, dan nyeri tulang.
Hiperkalsemia dapat terjadi jika kamu mengonsumsi tablet kolagen yang terbuat dari sumber-sumber laut berkalsium tinggi, misalnya kerang.
Beberapa jenis kolagen bisa saja memiliki bahan dasar yang dapat memicu alergi, seperti telur, kerang, atau ikan laut.
Adanya senyawa ini pada produk perawatan kulit dapat menyebabkan efek samping kolagen bagi wajah, seperti ruam, kemerahan, dan gatal-gatal. Reaksi alergi yang kuat akibat konsumsi kolagen bahkan bisa mengancam jiwa.
Suasana hati yang kacau juga dapat menjadi salah satu efek samping kolagen. Kondisi ini bisa terjadi karena kolagen mampu memicu defisit triptofan yang berimbas pada turunnya kadar hormon serotonin atau hormon kebahagiaan.
Penurunan kadar hormon serotonin dapat membuat kamu merasa gugup, lekas marah, cemas, hingga depresi.
Itulah beberapa efek samping yang ditimbulkan jika terlalu banyak mengonsumsi kolagen.