Pasangan yang sedang berpelukan. (Unsplash/Candice Picard)
Pada dasarnya, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Meski demikian, tentu akan lebih baik jika kita mempertimbangkan matang-matang sebelum memberi kesempatan kedua, misal kepada pasangan yang telah menyakiti hati.
Kamu mungkin sudah dibuat kecewa dengan sikap pasanganmu, mungkin karena dia mengucapkan kata-kata yang gak semestinya atau malah berselingkuh.
Namun, setelah menyakitimu, dia terus meminta maaf dan berharap mendapat kesempatan kedua. Kalau sudah begitu, apa yang harus dilakukan? Mengakhiri hubungan asmara kalian atau mencoba memberi kesempatan kedua untuk pasangan?
Melansir Boldsky, berikut beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memberi kesempatan kedua untuk pasangan.
Dia mungkin telah menyakiti perasaanmu dan membuatmu merasa sengsara, tapi itu bukan berarti kamu jadi membencinya. Jika kamu merasa dia benar-benar merasa bersalah atas apa yang dia lakukan atau katakan, kamu dapat mengiyakan permintaan maafnya dan memberi kesempatan kedua.
Kalau kamu masih percaya pada pasanganmu, meski dia menyakitimu, kamu mungkin ingin memberinya kesempatan untuk berubah. Itu karena kamu percaya dia adalah orang baik yang paling dapat membuatmu bahagia dan merasa aman.
Banyak orang setuju kalau saran teman dekat gak bisa diabaikan. Gak sedikit orang yang bisa tetap bersikap netral saat sahabatnya mengalami masalah dalam hubungan asmara. Jika mereka memintamu memberi kesempatan kedua untuk pasangan, tak ada salahnya mempertimbangkan hal tersebut.
Kalau dia mencoba yang terbaik untuk memperbaiki sesuatu yang menjadi kacau atau rusak karena kesalahannya, kamu boleh memberinya kesempatan kedua. Sikap seperti itu menunjukkan bahwa dirinya benar-benar mendapatkan ampun darimu.
Ada saat-saat di mana seseorang bisa berbuat salah, bahkan ketika mereka sebenarnya berniat melakukan hal yang benar. Dia memang menyakitimu, tapi dia mungkin tak sepenuhnya salah. Kamu boleh mendengarkan penjelasannya dan mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan lagi atau tidak.
Orang yang jelas-jelas berbuat salah belum tentu merasa bersalah dan menyesal. Jadi, kalau kamu merasa dia tampak benar-benar menyesal atas apa yang telah terjadi dalam hubungan asmara kalian, berilah kesempatan kedua.
Itulah sejumlah alasan yang bisa dipertimbangkan sebelum memberi kesempatan kedua untuk pasangan. Bagaimana menurutmu?
Lihat Sumber Artikel di Dewiku.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Dewiku.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.