Ilustrasi wanita mengecek handphone suaminya. (iStock/Pexels)
Ini adalah salah satu pertanyaan membara yang ada di benak semua wanita ketika mereka mulai meragukan suami mereka sendiri. Tepatnya, ketika sinyal kepercayaan itu putus dalam suatu hubungan.
Seperti semua hubungan lainnya, cinta dan pernikahan dibangun di atas kepercayaan dan pengertian. Jadi, ketika wanita ingin memeriksa telepon suaminya sendiri, mereka akan melakukannya. Tapi apakah ini sesuatu benar? Di sanalah letak pertanyaannya.
Terkait hal ini, Shahzeen Shivdasani yang merupakan Ahli Hubungan & Penulis Milenial dari buku Love, Lust and Lemon, pun angkat suara. Dikatakan Shivdasani, secara teknis memeriksa handphone pasangan tanpa izin mereka adalah pelanggaran privasi.
“Namun, dalam suatu hubungan, jika kepercayaan telah dilanggar dan pasanganmu membuat kamu memercayai mereka lagi, maka dengan izin mereka untuk waktu yang singkat, tidak apa-apa untuk memeriksa teleponnya. Karena sengan cara ini kepercayaan dan keamanan dapat dibangun kembali,” tutur Shivdasani, dikutip dari Times of India, Selasa (18/1/2022).
Namun meski diperbolehkan berdasarkan adanya kesepakatan, kata dia, seorang istri harus mendapat izin dari suaminya jika ingin membuka handphone tersebut.
“Namun, ini tidak boleh menjadi kebiasaan. Dalam hubungan di mana kepercayaan tidak pernah rusak, jika salah satu pasangan memutuskan untuk diam-diam memeriksa telepon pasangannya, maka ini bisa menjadi indikasi trauma masa lalu dengan kepercayaan, atau bahwa kemitraan saat ini tidak pernah memilikinya,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata dia, apabila seorang suami yang baik tentu akan memberikan handphone miliknya dengan senang hati kepada istrinya.
“Dalam sebuah pernikahan, seharusnya tidak menjadi masalah ketika seorang istri rela memeriksa telepon suaminya tanpa sepengetahuannya. Kecuali dia menyembunyikan sesuatu. Seorang wanita memiliki banyak hal untuk diurus dalam hidup, dan jika keraguan ini secara tidak sadar memaksanya untuk memeriksa telepon suaminya, maka biarlah. Saya rasa tidak salah jikaistri hanya berusaha mencari kebenaran,” pungkasnya.
Nah Moms, jika ada hal yang mengganjal dalam hubungan, lebih baik langsung dibicarakan dengan terbuka secara dewasa, ya. Komunikasi dua arah dibutuhkan untuk menjalin rumah tangga dan hubungan yang baik. Moms tentunya harus mempercayai suami jika ingin suami mempercayai Moms.
Semoga artikelnya bermanfaat, ya!