Marcella Febrianne alias Cindercella (Instagram/cindercella)
Terobsesi memiliki badan ideal dan terlihat kurus, membuat beauty blogger yang terkenal dengan makeup karakternya, Cindercella, terkena gangguan mental. Ya, wanita yang juga akrab disapa Maru ini sampai terkena Anoreksia Nervosa dalam perjalanannya untuk mendapatkan postur tubuh yang ideal.
Dalam video di Instagram TV (IGTV) @hustlehouse.id, ia mengaku dulunya termasuk orang yang 'the less care' alias kurang peduli atau bahkan enggak peduli dengan bentuk tubuh yang bisa dibilang gemuk saat itu. Sampai sewaktu-waktu ia memutuskan untuk melakukan diet agar terlihat lebih cantik menurutnya.
"Aku tuh enggak peduli maua makan sampai lima puluh ribu sekali sehari aku enggak peduli. Yang penting aku bisa bikin orang ketawa. Sampai akhitnya aku mikir nyoba diet kali ya siapa tau aku cakep gitu," ujarnya.
Ia pun akhirnya memutuskan untuk menjalani diet tersebut. Olahraga secara rutin sampai mengurangi asupan makan ia jalani saat itu. Tapi, salahnya adalah ia terlalu banyak berolahraga dan sangat mengurangi asupan makan sampai akhirnya terkena Anoreksia.
"Olahraga jadi over tapi makan kurang, sampai akhirnya jadi anoreksia. Kelaperan tuh jadi marah terus akhirnya makan lagi abis nyesel. Perut ngerasa penuh banget akhirnya muntahin semua makanan. Yang perlu orang tahu itu enggak semua orang anoreksia itu kayak akau begitu bentukan badannya,"katanya.
Perlu Beauty ketahui, Anoreksia atau Anoreksia Nervosa merupakan kelainan pola makan yang ditandai dengan perilaku seseorang mempertahankan berat badannya serendah mungkin akibat pencitraan diri yang menyimpang.
Cindercella merasa hal itu layaknya pattern yang terus berulang-ulang. Ada saatnya dia sangat rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat, tapi ada pula di mana ia merasa bosan dan mengonsumsi makanan yang kurang sehat tapi berlebihan. Ia merasa lelah karena merasa enggak konsisten dalam menjalani dietnya tersebut.
Selama menjali diet, ia sudah mencoba berbagai jenis diet hingga mengonsumsi teh dan pil diet. Bahkan, ia pun enggak ragu untuk melakuakn self harm saat merasa apa yang dilakukannya itu percuma.
"Kalau lagi di posisi itu, emosi lagi tinggi logika kita kan rendah ya. Sampai ngrasa bleoon gitu bodo amat aku mau makan semua yang kumau, aku mau makan sampai aku mati. Atau bisa yang kayak udah ah aku enggak mau makan apa-apa, aku mau minum air putih aja," ceritanya.
Anehnya, ketika lapar dia merasa lebih cantik. Sampai akhirnya ia pun sadar, kalau pemikiran tersebut sudah merusak otaknya. Cindercella pun memutuskan untuk menceritakannya kepada sang Ibu.
Baca Juga: Cerita Cindercella dalam Memaknai Standar Kecantikan: Pernah Enggak Pede Sama Bentuk Tubuh Sendiri
Ibunya selalu mengatakan kalau Cindercella boleh makan apapun dan enggak masalah dengan tubuh gemuknya itu, tapi Cindercella enggak mau memiliki tubuh seperti itu. Ia pun kerap menangis dan berujung sang Ibu yang ikut menangis melihat anaknya seperti itu.
Sampai akhirnya, sempat terlintas dalam benaknya kenapa ia enggak mensyukuri bentuk tubuhnya yang seperti ini. Padahal, masih banyak di luar sana yang memiliki bentuk tubuh yang lebih darinya. Ia sadar kalau ia kurang bersyukur dan hingga saat ini ia masih belajar untuk lebih mencintai dirinya sendiri.
Cindercella ingin dikenal orang karena sikapnya yang selalu positif, selalu gembira tanpa adanya kesedihan yang ia tunjukkan lewat media sosialnya. Makanya, jarang banget kan Beauty lihat di Instagramnya kalau Cindercella sedang merasa sedih atau terpuruk?
"Kalau aku lagi sedih, aku enggak pengen ngepost apapun karena pengennya tuh orang yang lihat aku tuh seneng-seneng aja, ketawa-ketawa aja. Tapi makin kesini, hal-hal seperti itu penting juga sih buat mengedukasi kalau mentail illness itu is a real thing itu tuh bukan main-main. Pengen ngasih tau aja kalau semua itu ada struggle nya masing-masing dan harus aware sama diri sendiri,"pungkasnya.