Menu

Benarkah Masturbasi pada Wanita Berdampak pada Kesuburan? Begini Penjelasannya

04 Maret 2022 23:50 WIB

Ilustrasi masturbasi pada wanita (Shutterstock/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Tak sedikit orang yang bertanya-tanya apakah masturbasi pada wanita yang belum menikah berdampak pada kesuburan? Melansir pernyataa dari dr. Nadra Septiadi Dizon dari laman Alodokter, Jumat (4/3/2022), tak benar jika masturbasi bisa menimbulkan risiko kemandulan.

Pasalnya, pernyataan tersebut belum terbukti kebenarannya secara medis, sehingga saat ini tak ada hubungan anatara kemandulan atau kesuburan terhadap aktivitas masturbasi.

Perlu dipahami, tujuan dari melakukan masturbasi sendiri adalag untuk tercapainya kesenangan dan sensai seperti yang dirasakan saat mencapai orgasme atau klimaks pada hubungan seksual. Meski tak berdampak pada kesuburan, namun jika terlalu sering melakukannya, kasar, atau dengan cara yang slaah bisa menyebabkan sejumlah risiko.

Beberapa risiko, meliputi:

  • Iritasi kulit kelamin.
  • Luka pada daerah vagina jika kegiatan menstruasi terlalu kasar.
  • Infeksi menular seksual saat mainan seksual yang digunakan telah terinfeksi penyakit.

Masturbasi yang dilakukan sesekali untuk melepas hasrat seksual adalah hal yang normal dilakukan. Namun masturbasi terkadang menimbulkan ketergantungan.

Untuk mengurangi ketergantungan dari masturbasi, cobalah lakukan hal-hal berikut, seperti:

  • Mencari aktivitas lain, seperti menekuni hobi baru yang mungkin kamu sukai untuk mengalihkan pikiran.
  • Meningkatkan aktivitas sosial yang bermanfaat.

Tapi jika kamu merasa kesulitan enghentikan masturbasi, segera berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Artikel Pilihan