Wanita makan salad. (Shutterstock/Edited By HerStory)
Menyambut Women's International Day gak hanya sebagai hari peringatan bagi wanita. Momen ini dapat dijadikan sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan bagi wanita.
Terjadi banyak perubahan dalam tubuh wanita sebab mengalami menstruasi, hamil, melahirkan, menyusui, hingga menopause. Agar segala perubahan yang terjadi berlangsung normal, wanita membutuhkan nutrisi yang tepat untuk kesehatan tubuhnya.
Nah, kira-kira nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh tubuh wanita? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Kekurangan zat besi adalah kondisi yang paling umum pada wanita di seluruh dunia. Pastikan tubuh cukup nutrisi ini dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti sayuran berdaun hijau, tahu, biji-bijian, dan daging. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, dan mengganggu kondisi kehamilan yang sehat.
Kekurangan mineral esensial ini memiliki konsekuensi serius bagi tubuh perempuan, mulai dari depresi, penambahan berat badan yang tidak normal, penurunan kesuburan, dan bahkan peningkatan kemungkinan kenaikan berat badan pada ibu hamil dan menyusui. Dalam kasus seperti itu, cobalah konsumsi makanan seperti stroberi, keju, dan kacang-kacangan.
Seng adalah jenis trace mineral yang berarti hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Nutrisi ini diperlukan untuk aktivitas lebih dari 300 enzim, sintesis protein, penyembuhan luka, pertumbuhan sel, dan kesehatan sistem kekebalan tubuh.
Perlu diketahui bahwa tubuh kita gak dapat mensintesis seng, jadi kita harus mengonsumsi makanan kaya seng dalam jumlah kecil secara teratur. Konsumsilah makanan kaya seng setidaknya dua kali sehari untuk mencapai kadar seng yang optimal dalam tubuh, di antaranya adalah biji labu, biji bunga matahari, jamur, kacang almond, kenari, dan kacang mede.
Kolin merupakan salah satu nutrisi yang diperlukan perempuan untuk menjaga memori, suasana hati, kontrol otot, dan fungsi lain dari otak dan sistem saraf. Kolin juga diperlukan untuk pembentukan membran yang mengelilingi sel-sel tubuh. Namun, kebanyakan dari kita gak mendapatkan kolin yang cukup, terutama wanita hamil.
Cobalah untuk mengonsumsi kolin tambahan untuk membantu perkembangan janin. Makanan hewani yang mengandung kolin di antaranya daging, unggas, ikan, produk susu, dan telur.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.