Menu

Bisa Picu Efek Samping, Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pakai Kondom!

22 Maret 2022 17:04 WIB

Ilustrasi wanita memegang kondom (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Tangerang —

Kondom salah satu alat kontrasepsi paling populasi yang bisa membantu mencegah kehamilan dan melindungi diri dari infeksi menular seksual (IMS) selama hubungan seks vaginal, oral atau anal.

Kondom ini berkerja dengan cara membungkus penis yang ereksi untuk menghalangi sperma agar nggak membuahi sel telur atau mentransfer virus bila terjadi infeksi menular.

Tingkat efektivitas kondom mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual ini mencapai 99 persen. Selain itu, penggunaan kondom juga dinilai aman tanpa efek samping, kecuali pada beberapa kasus.

Berikut dilansir dari suara.com, beberapa hal yang bisa dipersiapkan sebelum menggunakan kondom untuk berhubungan seks aga nggak memicu efek samping.

1. Alergi Lateks

Kondom terbuat dari lateks tipis (karet), poliuretan atau poliisoprena, yang di rancang untuk mencegah kehamilan dengan menghentikan sperma membuahi sel telur.

Tapi, lateks bisa memicu alergi pada salah satu pasangan. Hal inilah yang bisa menyebabkan ruam, gatal-gatal dan hidung meler hingga menurunkan tekanan darah.

Jika kamu atau pasangan kamu alergi terhadap lateks, maka kamu harus memilih kondom poliuretan atau kulit domba. Tetapi, kondom jenis ini lebih mahal dibandingkan kondom lateks.

2. Sensitivitas berkurang

Umumnya, kondom yang tersedia sekarang sangat tipis untuk meningkatkan kepekaan ketika berhubungan seks. Tapi, beberapa orang mengeluh tentang berkurangnya sensitivitas saat menggunakan kondom sebagai metode kontrasepsi.

Mereka mengklaim bahwa kenikmatan selama hubungan seksual berkurang karena penghalang lateks. Dalam kasus ini, ahli merekomendasikan penggunaan kontrasepsi oral dan IUD. Tetapi, metode ini lebih baik kamu berhubungan seks hanya dengan pasangan halal karena cara ini nggak mencegah IMS.

3. Kehamilan yang nggak direncana dan IMS

Kondom nggak 100 persen efektif dalam mencegah kehamilan dan IMS. Saat berhubungan seks, kondom mungkin robek atau lepas sehingga meningkatkan risiko kehamilan dan IMS.

Hal ini biasanya disebabkan oleh gesekan yang berlebihan. Jadi, pastikan kondom nggak rusak dan gunakan pelumas berbahan dasar air. Kamu juga dapat menggunakan metode kontrasepsi lain untuk hasil yang  lebih baik.

4. Kondom terlepas

Kondom harus digunakan pada penis yang ereksi untuk menahan sperma agar nggak bisa membuahi sel telur. Tapi, pastikan kamu mencabut penis dari vagina segera setelah ejukulasi.

Karena, penis pasti akan mengerut setelah ejakulasi. Hal ini berisiko menyebabkan kondom terlepas dan sperma tumpah ke dalam vagina. Sehingga meningkatkan kemungkinan kehamilan nggak direncana dan IMS.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan