Ilustrasi pasangan suami istri yang sedang berhubungan intim. (Google/Edited by HerStory)
Berhubungan seks menjadi salah satu hal yang disukai banyak pasangan. Melakukan hubungan seks juga bisa merekatkan hubungan dan membuat pernikahan lebih harmonis.
Namun, pasangan perlu mengetahui bahwa ada beberapa bagian tubuh yang sebaiknya jangan disentuh. Ini karena bisa menimbulkan rasa gak nyaman dan bahkan bisa membuat sesi bercinta berhenti di tengah jalan. Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Pulse.ng.
Jika mencapai leher rahimnya saat berhubungan ranjang, kenali bahwa ada sesuatu yang salah. Ingat, ini adalah saluran sempit yang menghubungkan daerah kewanitaan wanita ke rahim.
Sebagai permulaan, itu menyakitkan baginya untuk ada sesuatu menabrak leher rahimnya, dan itu bisa menjadi tanda bahwa perlu bergeser ke posisi dengan penetrasi yang lebih dangkal.
Kita tahu klitoris adalah zona super sensitif dan memiliki banyak ujung saraf. Namun, merangsang kepala klitoris dengan penuh semangat bisa menjadi pengalaman yang intens dan menyakitkan baginya. Sebaliknya, coba gosok-gosok melingkar atau hanya di batang klitoris.
Menurut sebuah penelitian dari Universitas Johns Hopkins, mengenakan kaus kaki bisa meningkatkan peluang untuk mencapai puncak.
Logika ini juga berlaku untuk pria. Alasan lain adalah bahwa wanita harus benar-benar santai untuk mencapai klimaks, dan kaki yang dingin bisa menjadi gangguan yang tidak nyaman.
Banyak wanita yang nggak suka rambutnya ditarik atau dijambak saat berhubungan ranjang, apalagi kalau mereka rutin merawat rambut.
Ketika wanita sedang menstruasi atau menyusui, usahakan untuk nggak memencet putingnya.