Ilustrasi Anak Makan MPASI (Shutterstock/Edited By HerStory)
Moms ternyata tahapan memberikan asupan pada si kecil bisa dikategorikan pada hal yang sulit karena Moms akan sulit memahami anak jika sudah pilah pilah makanan, apalagi sampai GTM karena bisa sangat berpengaruh terhadap asupan nutrisi si kecil.
Maka dari itu, jika si kecil sudah menunjukan tanda-tanda GTM, Moms harus segera melakukan beberapa tips berikut agar terhindar dari GTM.
Supaya anak mau makan dan mencegah anak melakukan aksi GTM, sebenarnya ada beberapa prinsip dasar yang perlu Moms pahami dan lakukan. Hal ini tentu saja perlu dimulai saat anak memasuki tahapan pemberian MPASI.
Umumnya, anak mulai menolak makan atau melakukan GTM dialami pada saat si Kecil memasuki 1 hingga 3 tahun. Sebabnya pun sangat beragam, mulai dari bosan, hingga salah memasuki fase food neophobia. Yakni, fase ketakutan untuk menerima makanan baru.
Dalam hal ini, Moms diharapkan gak hanya fokus dengan dengan pilihan makanan atau menu yang akan diberikan namun ada faktor penting lainnya. Sebab, kondisi seperti ini sebenarnya bisa dicegah dengan memperhatikan beberapa hal ini.
1. Menerapkan Jam Makan yang Teratur
Hal penting untuk mengatasi gerakan tutup mulut yang perlu Moms ingat adalah prinsip melatih anak untuk mengikuti aturan makan yang tepat. Langkah pertama yang perlu dilakukan tentu saja dengan membuat jadwal makan yang teratur.
Jadwal ini terjadi dari 3 jadwal makan utama dan 2 kali makan selingan atau camilan. Di luar makan ini, biasakan agar gak memberikan makanan. Dengan begitu anak bisa belajar untuk disiplin makan di waktu yang telah ditentukan.
Batasi juga waktu atau durasi makan. Waktu makan hanya 30 menit saja, jika memang belum habis gak perlu dipaksakan. Apalagi sampai memarahi anak.
2. Anak Mau Makan, Pastikan Rasanya Enak
Sama seperti orang dewasa, salah satu faktor anak lahap makan tentu saja disebabkan karena ia menikmatinya rasanya. Saat rasa makanan gak enak, tak mengherankan jika si Kecil menolak.
3. Jangan Ada Distraksi
Coba perhatikan, selama ini apakah proses pemberian makan sudah baik dan benar? Sejak dini, latih dan biasakan anak untuk makan di meja makan.
Idealnya, makan pun dilakukan bersama-sama dengan keluarga. Selain bisa membangun kebiasaan yang baik, makan bersama di meja makan juga bisa jadi ajang bonding dengan seluruh anggota keluarga, bukan?
Jika fokus anak terganggu, umumnya fokus makan gak bisa berjalan dengan baik. Itulah mengapa, proses makan idealnya gak boleh terdistraksi karena acara TV, suara gadget, atau mereka ingin bermain.
Meskipun sederhana, dengan memahami dan melakukan beberapa prinsip dasar ini sebenarnya bisa membantu supaya anak mau makan tanpa banyak drama. Kuncinya adalah konsisten dan disiplin. Selamat mencoba ya, Moms.
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.