Ilustrasi demiseksual (Istockphoto/Gmast3r)
Hubungan seks memang dapat membuat pernikahan lebih harmonis dan bahagia. Sebab itu, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kebahagiaan dan kualitas hubungan.
Di sisi lain, ada juga kalimat-kalimat 'haram' atau pantang diucapkan saat melakukan hubungan seks. Salah berucap yang ada membuat pasangan jadi sakit hati dan ogah bercinta lagi. Yuk, ketahui kalimat yang gak boleh diucapkan. Apa saja?
Nggak hanya istri, suami pun bisa merasa insecure dengan bentuk tubuhnya. Alih-alih bersemangat, pasangan bisa langsung malas berhubungan seks. Sebaiknya berikan suami pujian seperti apapun bentuk tubuhnya. Jangan sampai komentar Moms membuat ia jadi tidak percaya diri dengan tubuhnya.
Bertanya berulang kali bisa membuat suami jengkel. Mestinya, Moms bisa merasakan tiap jengkal tubuh suami yang menempel di tubuhmu.
Jika melontarkan pertanyaan di atas, suami tak hanya akan merasa heran. Namun ia juga merasa rendah diri karena merasa bahwa 'senjata' miliknya terlalu kecil sehingga Moms tidak merasakannya.
Mengawali pembicaraan tentang mantan pasangan dari masa lalu akan membuat suasana jadi kikuk. Suami akan merasa tersinggung, rendah diri, dan merasa tidak dicintai.
Jika kalian berdua sama-sama sepakat membahas mantan pun, tetap saja pembicaraan itu adalah topik yang tidak enak dibahas saat sedang berhubungan intim. Jadi, lebih baik membicarakan betapa menariknya suami daripada membicarakan orang lain.
Peduli soal kesehatan pasangan memang penting. Tapi pembicaraan ini bisa ditunda sampai kondisinya memungkinkan.
Apabila nekat bertanya hal ini saat berhubungan seksual, maka suami akan merasa bahwa ada yang salah dengan tubuh maupun staminanya.
Bayangkan jika Moms ditanya seperti itu, maka Moms pun akan merasa gak nyaman selama berhubungan ranjang.