Menu

5 Larangan yang Gak Boleh Moms Lakukan Ketika Memberikan MPASI ke Si Kecil

25 Juli 2022 10:00 WIB

ilustrasi baby eating (Pexels.com/Hasan Albari)

HerStory, Jakarta —

Moms memberi MPASI pun ternyata tak bisa asal lho, harus ada seninya yang harus dilakukan dan tak dilakukan  agar aman untuk si kecil dan pastinya tak membahayakan anak. Jangan sampai ketidaktahuan Moms bisa membahayakan si kecil ya Moms, maka dari itu dalam hal ini kami rangkumkan lima larangan ketika memberi MPASI si kecil.

Mengutip dari laman The Asian Parent, beberapa hal ini dilarang dilakukan ketika memberikan MPASI si kecil.

  1. Jangan gunakan microwave untuk menghangatkan makanan bayi. Makanan yang sudah diaduk dengan baik tetap memiliki bagian-bagian panas yang dapat membahayakan bayi. Bila Parents terpaksa memanaskan makanan bayi di microwave, pilih mode mencairkan makanan beku, lalu cek dan aduk sesering mungkin. Cara menguji apakah makanan tersebut terlalu panas atau tidak untuk bayi adalah dengan mengambil sesendok lalu menempelkan ke bagian luar bibir atas Anda.
  2. Jangan memberi biskuit/kue untuk menenangkan bayi yang rewel.
  3. Jangan masukkan makanan yang telah diencerkan ke dalam botol susu dengan lubang yang lebih besar untuk makan malam bayi. Hal ini dapat membahayakan keselamatan bayi, buruk untuk kesehatan giginya, dan membangun kebiasaan makan yang buruk bagi anak.
  4. Jangan paksa anak saat menyuapinya makanan padat. Mulailah dengan satu-dua sendok dulu. Biarkan bayi yang memberi petunjuk kapan ia merasa lapar dan menginginkan makanan padat.
  5. Jangan membatasi asupan lemak anak selama dua tahun pertama kehidupannya. Lemak sangat dibutuhkan untuk perkembangan anak.

Setelah tahu, jangan sampai dicoba ya Moms karena bisa membahayakan si kecil

Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan