Ilustrasi pasangan yang mengeluhkan saat berhubungan seksual. (Freepik/elnurfreepik)
Moms, komunikasi antara suami dan istri sudah sepatutnya terjalin baik. Tapi, kerap kali komunikasi itu tak berjalan lancar.
Terlebih soal hubungan seks, komunikasi harusnya terjalin baik antara suami dan istri. Semakin terbuka dengan pasangan tentang seks, maka semakin baik seks yang kamu jalani.
Namun terkadang, wanita sering merasa canggung ketika harus mengomunikasikan apa yang mereka inginkan di ranjang. Mereka tak tahu bagaimana mengatakan hal tersebut ke pasangannya.
Jadi, untuk mengatasi masalah itu, berikut adalah 5 cara yang halus untuk mengomunikasikan apa yang kamu inginkan dan bagaimana kamu menginginkan hal-hal tertentu saat bercinta, sebagaimana dikutip dari Times of India, Rabu (7/9/2022).
Membicarakan fantasi seks mungkin sedikit tak nyaman bagi sebagian orang. Tetapi ketika kamu mengacu pada kenangan seperti hal-hal seksi tertentu yang pernah kamu lakukan dan sukai, maka itu bisa menjadi pembuka percakapan dengan pasanganmu, Moms.
Jangan pernah bawa hal-hal atau pikiran negatif ke tempat tidur. Fokuslah pada hal-hal positif. Alih-alih menunjukkan kesalahan, sarankan apa yang bisa dilakukan dan apa yang ingin kamu nikmati. Kamu ingin kesenangan juga kan, jadi mengapa tidak mengambil tanggung jawab juga.
Luncurkan pujian ketika pasanganmu melakukan sesuatu dengan benar juga. Ingat, mengkritik tak pernah membantu siapa pun.
Ini adalah jalan dua arah ketika kita berbicara tentang apa pun dalam hidup. Untuk memiliki seks yang lebih baik, bukan hanya kamu yang banyak berkomunikasi. Pasanganmu juga harus memberi tahumu apa yang dia inginkan.
Dorong dia untuk memberi tahumu apa yang ingin dia lakukan, apa yang dia suka, fantasinya, dll.
Jangan hanya diam, ungkapkan kesenanganmu melalui suara seperti erangan dan desahan juga. Hal itu akan mendorong pria untuk mengetahui apa yang membuat kamu merasa baik.
Jika kamu gak dapat menggunakan kata-kata, erangan adalah yang terbaik. Ini adalah cara halus untuk menunjukkan apa yang membuatmu menjadi liar.
Itu juga tak membuat kamu merasa buruk, jadi cobalah.
Cara lain untuk berkomunikasi tanpa merasa canggung adalah kamu mengatakan ‘ya’ di saat-saat penuh gairah. Jika dia melakukan sesuatu yang benar, katakan ‘ya’.
Ikuti saja arusnya dan bebaskan pikiranmu, maka kamu pun akan lebih mudah untuk mengatakannya.
Ingat ya Moms, menghindari percakapan berarti kita gagal membantu pasangan untuk memahami, dan gagal menyampaikan kesenangan kita sendiri.
Kamu mungkin merasa lebih mudah berdiam diri atau berpura-pura senang, tapi cara itu akan menghentikanmu untuk melakukan hubungan seks yang lebih baik.
Semoga informasinya bermanfaat, ya!