Illustrasi Merangsang Perut saat Bercinta (Freepik/TheAsianParent)
Moms, ketika kamu memutuskan menikah, maka kamu akan tinggal dengan seseorang dalam suatu hubungan begitu lama. Dan tak bisa dipungkiri hal-hal itu pasti akan menjadi sangat monoton, terutama saat berhubungan seks.
Dengan jadwal yang padat setiap hari, pasangan yang sudah menikah tak bisa lagi merasa tertarik secara fisik atau seksual satu sama lain.
Oleh karena itu, untuk memastikan kehidupan seks tak tenggelam sepenuhnya, berikut adalah beberapa aturan yang harus diikuti setiap pasangan menikah untuk dipraktekkan di kamar tidur.
Ingat Moms, jangan hanya bergantung pada PakSu untuk membuatmu merasa baik. Kamu juga bisa membuat mereka merasa baik.
Buat pasanganmu merasakan kenikmatan saat berhubungan seks. Jika pasanganmu menyenangkanmu, maka gak ada salahnya kamu juga menyenangkan mereka, kan?
Foreplay cukup penting saat berhubungan seks karena termasuk permainan emosi juga. Beberapa wanita membutuhkan waktu lama untuk mencapai klimaks karena tak ada foreplay yang terlibat. Foreplay meningkatkan kemungkinan mencapai orgasme.
Pasanganmu mungkin tak memberi tahumu tentang keinginan terpendamnya saat berhubungan seks, tetapi mereka mungkin bosan mengulangi posisi yang sama setiap saat.
Sesekali, penting untuk mencoba beberapa posisi seks baru yang akan menggairahkanmu dan pasangan. Hanya saja, jangan membuatnya membosankan.
Setiap orang memiliki fantasi seksual yang berbeda dan seseorang tak boleh merasa bersalah sama sekali. Buatlah aturan untuk berkomunikasi dengan pasangan tentang fantasi seksmu, Moms.
Jangan hanya mencium bibir pasanganmu, Moms. Biarkan imajinasi menjadi liar dan kemudian cium pasanganmu di area paling sensitif dan sensualnya seperti leher, belakang lutut, pinggang dll.
Ini akan membuat pasanganmu terkesan dan menjaga keintiman kalian berdua tetap seksi seperti biasa.