Hampir dua tahun setelah Ithaca Holdings LLC milik Scooter Braun mengakuisisi Big Machine Label Group, mantan label Taylor Swift, dia telah menjual hak atas rekaman master milik Taylor Swift.

Sebelumnya, ketika Scooter membeli Big Machine Label, dia menjadi pemilik dari keenam album Taylor. Sekarang, dia telah menjual hak master dari keenam album tersebut ke dana investasi senilai $300 juta. Sampai saat ini masih belum jelas siapa yang membelinya.

“Ini terjadi begitu saja padaku tanpa persetujuan, konsultasi atau persetujuan dariku. Setelah aku enggak diberi kesempatan untuk membeli musikku sendiri secara langsung, seluruh katalogku dijual ke Ithaca Holdings dari Scooter Braun dalam kesepakatan yang menurutku didanai oleh keluarga Soros, 23 Capital dan Carlyle Group.

Namun, hingga hari ini, enggak ada investor yang mau repot-repot menghubungiku atau tim secara langsung atas investasi mereka padaku. Untuk menanyakan bagaimana perasaanku tentang pemilik baru dari karya seniku, musik yang aku tulis, video yang aku buat, foto diriku, tulisan tanganku, desain albumku,” kata Taylor Swift.

“Faktanya adalah bahwa private equity memungkinkan pria ini untuk berpikir, menurut postingan media sosialnya sendiri, bahwa dia bisa 'membeli diriku.' Tapi jelas, aku enggak akan pernah rela.”

Setelah Scooter membeli masternya, Taylor menulis surat terbuka di mana dia menyatakan bahwa dia gak pernah menjadi penggemar Scooter karena dia merasa diintimidasi olehnya dan kliennya Justin Bieber.

Taylor sebelumnya mengindikasikan bahwa dia akan merekam ulang lagu-lagunya dari enam album di bawah label Big Machine-nya sehingga dia akan memiliki lagu-lagu itu sepenuhnya. Secara hukum, mulai bulan ini, Taylor diizinkan untuk merekam ulang lagu-lagu lamanya.

Sara Bareilles adalah salah satu selebritas pertama yang mengeluarkan reaksi terhadap berita ini, sebagai teman dan sesama penyanyi, ia membela Taylor.

Baca Juga: Keren! Taylor Swift Akui Lakukan Rekaman Ulang Keenam Album Pertamanya!

"Aku enggak akan pernah merasa bahwa ini hanya perampokan sialan. Keserakahan adalah virus juga dan ada di mana-mana. Brengsek. @taylorswift13 kukirim dukungan penuh cinta." tulis Sara Bareilles lewat Twitter.