Night cream dan sleeping mask menjadi rangkaian produk skincare yang jarang terlewatkan. Sama-sama digunakan untuk malam hari tak jarang kedua produk ini digunakan bersamaan atau bisa jadi salah satunya.

Sebagian orang juga beranggapan bahwa night cream dan sleeping mask memiliki fungsi yang sama. Namun, ternyata ada perbedaanya, lho! Melansir dari berbagai sumber pada Rabu (18/11/2020) HerStory sudah merangkum perbedaan night cream dan sleeping mask yang perlu kamu ketahui. Yuk, scroll aja!

1. Waktu menggunakan

Sleeping mask merupakan masker berjenis krim yang bisa diaplikasikan pada malam hari sebelum tidur. Jika kamu memiliki kulit yang kering, sleeping mask juga bisa kamu gunakan setelah mengaplikasikan night cream. Namun, tetap perhatikan kandungan yang ada pada produk tersebut apakah boleh digunakan secara bersamaan.

Jika kamu memiliki kulit yang berminyak, tak masalah hanya menggunakan sleeping mask saja tanpa perlu menggunakan night cream. Perlu diingat saat menggunakan sleeping mask kamu harus mencuci wajah menggunakan sabun di pagi harinya.

Night cream merupakan krim pelembab yang menjadi urutan terakhir menggunakan skincare. Mengaplikasikan night cream pada wajah juga tak perlu mencuci wajah menggunakan sabun di pagi harinya. Cukup gunakan air saja terutama bagi pemilik kulit wajah yang kering.

2. Fungsi

Sleeping mask memiliki fungsi yang sama dengan masker pada umunya yaitu memberikan nutrisi bagi kulit. Sleeping mask juga dapat melembabkan wajah dengan lebih baik dan membuat wajah terasa kenyal di pagi hari. Sleeping mask juga memiliki fungsi khusus sesuai dengan bahan aktif yang terkandung dengan produknya. Perlu diingat sleeping mask tak perlu digunakan tiap hari cukup 2-3 kali seminggu.

Night cream merupakan krim pelembab yang dapat menghidrasi kulit dan mengunci semua skincare yang sudah kamu gunakan sebelumnya. Berbeda dengan sleeping mask, night cream dapat digunakan tiap malam dan menjadi daily skincare.

Baca Juga: 4 Hal Ini Jadi Tanda Kulit Stres, Sudah Tahu?