Masker wajah memang memiliki berbagai macam jenis seperti sheet mask, clay mask, peel off mask, sleeping mask, dan lain sebagainya. Salah satu jenis masker yang banyak digunakan sekarang ini adalah clay mask.

Clay mask berfungsi untuk mengeksfoliasi kulit dan membersihkan sel-sel kulit mati. Menggunakan clay mask juga terbilang cukup mudah karena tinggal aplikasikan keĀ  wajah lalu tunggu hingga masker mengering.

Meskipun sering disebut sebagai masker yang cocok bagi pemilik kulit sensitif, tak jarang beberapa orang yang mengalami jerawat dan kulit kering setelah memakai clay mask. Kok bisa ya? Jerawat dan kulit kering ini bisa terjadi karena adanya kesalahan dalam menggunakan clay mask.

Melansir dari berbagai sumber, ini dia penyebab wajah berjerawat karena menggunakan clay mask. Scroll aja Beauty!

1. Langsung menggunakan clay mask tanpa mencuci wajah

Sudah ha umum setiap kali menggunakan masker jenis apapun harus mencuci muka terlebih dahulu. Cara ini untuk memaksimalkan fungsi masker agar dapat menyerap ke kulit. disarankan untuk mencuci muka menggunakan sabun dan jangan hanya menggunakan micellar water saja.

2. Enggak sesuai dengan kebutuhan kulit

Seringkali orang menggunakan clay mask tanpa melihat kandungan dari clay mask itu sendiri. Padahal penting untuk mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam clay mask agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan kulit. Misalnya green clay berfungsi mengangkat kotoran dan minyak hingga ke pori-pori, white clay untuk menutrisi dan mengangkat minyak pada kulit, pink clay untuk meratakan warna kulit dan memperbaiki tekstur kulit, dan black clay untuk membersihkan kulit secara mendalam.

3. Menggunakan clay mask terlalu lama

Sama dengan sheet mask, clay mask juga memiliki waktu lama menggunakannya. Untuk itu penting membaca produk sebelum mengaplikasikan clay mask. Menggunakan clay mask terlalu lama akan membuat kulit menjadi kering hingga mengalami iritasi.

Baca Juga: Beauty, Catat! Ini Tips Memilih Eksfoliator yang Tepat Sesuai Jenis Kulit!