Menu

Eits! Jangan Langsung Asal Gempur, Dokter Boyke Paparkan Jeda untuk Lanjut Ronde Kedua Saat di Ranjang

29 November 2022 21:05 WIB
Eits! Jangan Langsung Asal Gempur, Dokter Boyke Paparkan Jeda untuk Lanjut Ronde Kedua Saat di Ranjang

Ilustrasi orang tua terciduk anak saat berhubungan seks (Bikerstory/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Melakukan hubungan intim adalah salah satu cara untuk menyalurkan hasrat dan cinta pasangan suami istri. Pakar Seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha menjelaskan bahwa pasutri butuh jeda dalam penetrasi sebelum melanjutkan hubungan sampai beronde-ronde lamanya.

Menurut dr. Boyke ada durasi berhubungan seks yang dijaga supaya berhubungan seks aman dan sehat, termasuk pada kualitas sperma yang dikeluarkan oleh suami.

Bagi pria dalam ereksi yang terlalu lama ternyata belum tentu baik untuk kesehatan, begitupun sebaliknya ada jeda waktu untuk memulai ronde kedua, jika masih ingin melakukan hubungan seks bersama pasangan.

Dokter Boyke mengatakan bagi usia 18 sampai 20 tahun dimungkinkan harus ada jeda waktu dalam hitungan menit saja.

"Biasanya kalo sudah penetrasi lima menit maka penis cowok lemes kan. Tidak bisa ereksi terus-terusan, kecuali yang masih muda banget sekitar 18 sampai 20an. Kalau umur muda segitu tuh bener-bener habis hubungan, masih tetap berdiri terus. Jadi mesti istirahat dulu, kalo rata-rata umur 30 sampai 40 tahunan, harus istirahat tiga sampai delapan menit,” ungkap dr.Boyke dikutip dalam Youtube di salah satu program televisi, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, durasi jeda saat berhubungan seks tergantung dari usia pasangan. Maka kalau semakin tua usia harus semakin banyak jeda waktunya. Dengan durasi yang disebutkan oleh dr.Boyke maka baru bisa melanjutkan ronde berikutnya.

"Udah itu baru masuk ronde kedua, tapi kalo umur kita sudah makin tua bisa nunggu sampai 12 jam baru bisa bangun lagi" terang dr. Boyke.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan