Beauty, apakah kamu pecinta kentang goreng? Jika iya, sebaiknya mulai sekarang batasi konsumsi kentang goreng ya! Pasalnya ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang digoreng, kecokelatan, atau dibakar secara teratur seperti kentang goreng atau roti panggang dapat meningkatkan risiko kanker lho.

Penelitian ini dilakukan oleh Badan Standar Makanan Inggris (U.K. Food Standards Agency atau FSA) telah menemukan bahwa akrilamida, zat yang diproduksi ketika makanan bertepung dipanaskan pada suhu tinggi, telah dikaitkan dengan kanker. FSA menyarankan orang memasak makanan pada suhu yang lebih rendah dan bertujuan untuk menghasilkan warna yang lebih keemasan, daripada cokelat yang renyah.

"Konsensus ilmiah adalah bahwa akrilamida berpotensi menyebabkan kanker pada manusia," tulis para peneliti dari FSA dikutip TIME (20/11/2020).

Baca Juga: Terkuak! Ternyata Ini Penyebab Kentang Goreng McDonald Lebih Bikin Ketagihan dari Merek Lain, Ada Bahan Kimianya?

Sebagai pedoman umum, amati warna kuning keemasan atau lebih terang saat menggoreng, memanggang, atau memanggang makanan bertepung seperti kentang, umbi-umbian, dan roti. FSA juga merekomendasikan cara lain untuk mengurangi konsumsi akrilamida yang berlebihan, termasuk membatasi konsumsi pati melalui diet seimbang dengan tak menyimpan kentang mentah di lemari es.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas