Menu

Jangan Sepelekan! Jenis Demam Ini Tak Bisa Dianggap Enteng Moms, Bahayanya...

04 Januari 2023 19:15 WIB
Jangan Sepelekan! Jenis Demam Ini Tak Bisa Dianggap Enteng Moms, Bahayanya...

Ilustrasi demam. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Setiap orang pasti pernah mengalami sakit demam. Bahkan, hampir 90 persen orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu diawali dengan demam. Sayangnya masih banyak orang yang meremehkan penyakit satu ini.

Perlu diketahui, demam adalah kondisi meningkatnya suhu tubuh di atas rata-rata suhu harian biasanya. Jika seorang terkena demam, sudah menjadi sebuah tanda awal bahwa kondisi tubuh sedang tidak baik.

Melansir dari laman Sindikasi Genpi, Rabu (4/1/2023), Dokter Spesialis Anak, Eka Yudhie Krisna menjelaskan, penyakit demam tak dapat dianggap remeh, walau terasa hanya suhu tubuh meningkat bila disertai gejala lain akan menjadi sebuah masalah serius pada kesehatan.

"Penyakit demam yang perlu diwaspadai banyak jenisnya, bila demam biasa hanya terasa lemas saja," jelas Dokter Yudhie.

Suatu kondisi yang perlu diwaspadai yakni contoh demam yang disertai dengan beberapa kondisi lain, seperti:

  • demam disertai kejang
  • demam yang tidak bisa menerima asupan makanan sama sekali
  • demam dengan diare berlebih.

Jenis demam ini sudah perlu ditangani secara khusus, Mom. Sebab, jika tidak segera mendapat perawatan dengan tepat dapat menjadi risiko penyakit serius.

Baca Juga: Si Kecil Panas Tak Kunjung Turun, Lebih Baik Kompres Panas Atau Dingin? Simak Penjelasan Dokter Anak Yuk Moms!

Baca Juga: Sebabkan Kematian, Ini 3 Gejala Demam yang Perlu Diwaspadai, Langsung Bawa ke Dokter Sebelum Nyawa Melayang, Ingat Beauty!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Sri Handari