ilustrasi mencatok rambut (freepik/valuavitaly)
Beauty, apakah kamu sering menggunakan catokan atau hair dryer dalam kehidupan sehari-hari? Menata rambut sering kali menggunakan bantuan alat-alat yang panas. Dengan memanaskan rambut dan melemahkan ikatan hidrogen yang terbentuk antara protein keratin di korteks setiap helai, alat panas memungkinkan kamu untuk membentuk rambut ke tampilan yang kamu inginkan.
Dilansir dari HelloGiggles, panas dapat merusak rambut jika tidak digunakan dengan benar. Satu studi tentang catokan rambut menemukan bahwa panas pada rambut menyebabkan peningkatan kerusakan rambut yang signifikan, itulah sebabnya para profesional dan pemula sering menggunakan pelindung panas sebelum menata rambut mereka.
Tapi seberapa efektif pelindung panas? Apa fungsinya dan apakah diperlukan untuk melindungi rambut dari panas? Untuk mengetahuinya, berikut jawaban dua stylist profesional dikutip dari HelloGiggles.
“Pelindung panas menciptakan penghalang antara rambut dan alat panas,” jelas penata rambut selebriti Justine Marjan. Pelindung panas biasanya berbentuk semprotan, seperti semprotan aerosol dan serum, Biasanya, pelindung panas dioleskan ke rambut sebelum menatanya dengan alat penghantar panas apa pun.
Marjan menjelaskan bahwa banyak dari produk pelindung panas berbahan dasar silikon. Silikon memiliki konduktivitas termal yang rendah sehingga ketika melapisi serat rambut, silikon perlahan-lahan mentransfer panas dari alat ke batang rambut untuk mencegah panas berlebih.
Bahan pelindung panas umum lainnya termasuk kopolimer akrilat PVP / DMAPA, kuaternium-70, dan protein gandum terhidrolisis, tetapi semuanya bekerja dengan cara yang sama. Tujuan dari setiap pelindung panas adalah untuk memperlambat konduksi panas dari catokan atau hair dryer dan mendistribusikannya lebih merata pada rambut. Selain itu, pelindung panas berkualitas sering kali mengandung humektan untuk membantu menjaga kelembapan serta minyak alami untuk melindungi dan menutup kutikula rambut.
Jika kamu sering menggunakan catokan atau hair dryer dalam kehidupan sehari-hari, maka kamu bisa menggunakan pelindung panas agar rambutmu tidak rusak.
Menurut LabMuffin.com, sebuah situs penelitian kecantikan, bahkan hasil terbaik dari penggunaan pelindung panas hanya menunjukkan sekitar 50% perlindungan terhadap panas paling banyak. Perlindungan dari panas ini juga tidak menawarkan perlindungan luas dari ancaman lain, seperti sinar UV atau polutan di udara. Selain itu, Marjan menunjukkan bahwa banyak pelindung panas yang paling umum, yang mengandung silikon, dapat membebani jenis rambut yang lebih halus, sehingga lebih sulit untuk mendapatkan tampilan dengan volume maksimum.
Penting juga bagi Beauty untuk memilih produk yang berkualitas. Gunakanlah alat seperti catokan dan hair dryer berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk mendistribusikan panas secara merata. Hal ini juga berpengaruh pada kesehatan rambutmu.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.