Penggunaan korset paska persalinan masih menuai banyak perdebatan. Moms, mengalami perubahan bentuk tubuh terutama pada bagian perut adalah hal yang wajar ya, itu disebabkan karena otot-otot yang ada di tubuh kita mengalami pengenduran setelah menahan bayi yang berada di dalam rahim.

Banyak orang mengatakan bahwa permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara menggunakan korset paska persalinan. Tapi sebagian orang pun mengatakan bahwa penggunakaan korset setelah melahirkan dapat membahayakan kesehatan. Waduh, kira-kira pendapat mana ya yang benar? 

Moms, merangkum dari berbagai sumber (18/12/2020), tak ada yang mewajibkan serta melarang para ibu untuk menggunakan korset setelah persalinan. Jika kamu ingin menggunakannya, ada baiknya untuk lakukan konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan terlebih dahulu ya, hal itu tentu untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. 

Pada umumnya penggunaan korset adalah untuk memperbaiki postur tubuh agar dapat berdiri dengan sempurna. Namun bagi wanita yang baru melakukan persalinan, korset dapat memberikan manfaat untuk merangsang otot perut supaya lebih optimal dan kembali kencang seperti semula. Selain itu, korset juga dapat membantu proses penyusutan rahim serta mengurangi nyeri saat bergerak, terutama bagi ibu yang melahirkan secara caesar.

Dibalik manfaat tersebut tentu ada efek samping yang mungkin saja dirasakan oleh tubuh, seperti iritasi kulit, sesak nafas, bahkan menurunkan kandung kemih. Untuk menghindari hal itu, kamu perlu memperhatikan hal berikut ini, yaitu pastikan korset yang dipakai bersih dan nyaman, gunakan korset sesuai ukuran, serta hindari penggunaan korset yang terlalu kencang. 

Baca Juga: Mitos-Mitos Bagi Ibu Setelah Melahirkan, Mulai dari Tidak Boleh Mandi sampai Depresi, Jangan Dipercaya Ya!

Jadi kesimpulannya adalah penggunaan korset pasca melahirkan nggak efektif untuk membantu meratakan perut ya moms, korset hanya mampu untuk merangsang otot perut agar kembali kencang seperti semula.