Ilustrasi perut mulas. (Freepik/kroshka_nastya)
Aktor Verrel Bramasta, baru-baru ini dilarikan ke rumah sakit ketika dirinya sedang berlibur di Bali. Hal ini lantaran dirinya diketahui terkena penyakit Bali Belly. Bali Belly sendiri sebenarnya merupakan istilah untuk menunjukkan gejala keracunan yang dialami oleh wisatawan di Bali.
Di Bali, memang terdapat berbagai jenis kuliner yang menggugah selerea. Namun, jika perut gak cocok dengan makanan tersebut maka Bali Belly pun bisa terjadi. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh virus yang terdapat pada makanan dan air yang terkontaminasi.
Selain virus, kondisi tersebut juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri yang juga mencemari makanan. Bakteri yang biasa ditemukan dalam kasus ini adalah E. coli, Salmonella, hingga Campylobacter. Virus atau bakteri tersebut bisa masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan.
- Perut kembung, kram atau nyeri.
- Mual dan/atau muntah.
- Diare.
- Napsu makan hilang.
- Demam.
- Kelemahan.
Selama berlibur, pastikan mencuci tangan secara rutin dengan menggunakan sabun dan air mengalir, atau cairan antiseptik. Hal ini penting terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Selain itu, jika ingin mencuci buah atau sayur, hindari menggunakan air ledeng.
Pilihlah makanan yang segar atau baru dimasak dan usahakan untuk menghindari makanan cepat saji. Selain itu, hindari mengonsumsi daging yang kurang matang.
Selain memerhatikan makanan yang dikonsumsi, alat makan pun harus diperhatikan. Pastikan alat makan dalam keadaan bersih dan kering. Jika basah dan tidak bersih, sebaiknya hindari penggunaan alat tersebut.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.