Skoliosis pada Anak (Johns Hopkins Medincine)
Moms pernah melihat orang dengan punggung yang melengkung? Itu adalah penyakit skoliosis atau kondisi dimana tulang belakang melengkung seperti huruf C atau S. Meskipun 85% kelainan ini ditemukan pada anak usia 10-15 tahun, ternyata skoliosis bisa terjadi pada anak usia 1-3 tahun lho Moms. Meskipun kejadiannya cukup langka yaitu 4%, tapi Moms tetap harus waspada pada tanda-tanda ini ya. Skoliosis bisa disebabkan karena cedera tulang belakang, gangguan saraf dan otot, infeksi tulang belakang, hingga bawaan saat lahir. Skoliosis yang terjadi pada anak memiliki beberapa tanda seperti kaki yang panjang sebelah, pinggul menonjol, pingang yang engga seimbang, adanya punuk, tulang belikat dan punggung yang engga seimbang.
Untuk memastikannya, Moms bisa melakukannya dengan beberapa cara. Cara ini disebut Adam’s Test. Moms bisa melakukannya di rumah karena Moms hanya menyuruh si kecil untuk membungkuk seperti gerakan sholat rukuk. Disitu Moms bisa melihat apakah ada perbedaan punggung kanan dan kiri atau pinggang kanan dan kiri. Kalau ditemukan perbedaan, Moms bisa membawa si kecil ke dokter agar mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya dokter akan melakukan foto rontgen dan CT Scan untuk memastikan sudah separah apa skoliosis yang dialami. Moms sebaiknya melakukannya sedini mungkin ya karena kalau engga ditangani dengan cepat, skoliosis bisa menjadi semakin parah. Bahkan kelainan ini bisa menimbulkan komplikasi yang bisa bersifat permanen.
Meskipun si kecil udah didiagnosis penyakit ini, Moms engga perlu khawatir. Kalau keparahannya masih kategori ringan, tulang belakang anak masih bisa lurus lagi seiring bertambahnya usia. Tapi jangan terlena juga ya Moms. Si kecil tetap harus di bawah pengawasan dokter untuk memantau kondisi tulangnya. Pada kasus yang lebih parah, anak akan diminta untuk menggunakan penyangga tulang belakang. Fungsi penyangga ini berguna untuk mencegah tulang belakang lebih melengkung. Perawatan ini perlu dipakai setiap hari kecuali saat olahraga. Tapi, engga selamanya si kecil pakai ini kok Moms. Penggunaan penyangga akan dihentikan saat si kecil mulai pubertas atau saat engga ada lagi penambahan tinggi badan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.