Menu

Wow! Ternyata Janin Bisa Buang Air di Dalam Kandungan

29 Desember 2020 16:15 WIB
Wow! Ternyata Janin Bisa Buang Air di Dalam Kandungan

Ilustrasi janin (Halodoc)

HerStory, Purwokerto —

Moms, pernah berpikir engga sih kalau ternyata si kecil bisa buang air di dalam kandungan? Pertanyaan selanjutnya, kalau mereka buang air larinya kemana ya? Janin juga termasuk makhluk hidup ya Moms. Plasenta yang ada di tubuh janin berfungsi untuk menyuplai makanan dan oksigen. Fakta uniknya, bayi mulai bisa buang air kecil setelah trimester pertama atau 3 bulan keatas. Pada waktu tersebut, janin sudah memiliki berbagai organ tubuh termasuk organ pencernaan. Tapi, jangan dibayangkan ya Moms kalau urin janin itu seperti manusia dewasa. Urin janin tidak memiliki warna atau bau karena engga mencerna makanan dari luar. Mereka hanya mengandalkan dari Moms saja. 

Lalu kemana urin bayi dikeluarkan? Ternyata urin akan tetap berputar di kandungan lho. Bayi sedikit banyaka akn menelan cairan ketuban yang terdiri dari air, garam, dan mineral sehingga mereka butuh buang air kecil. Tapi jangan khawatir Moms. Urin yang tertelan engga berbahaya kok. Proses ini juga termasuk normal. Secara alami mereka akan “mendaur ulang” urin yang dikeluarkan dan tertelan. Proses ini ternyata berfungsi untuk membantu fungsi sistem pencernaan mereka. Kondisi ini akan terus berputar selama janin masih berada dalam kandungan kecuali ketika janin menelan ketuban terlalu banyak.

Nah pertanyaan selanjutnya adalah apakah janin juga buang air besar dalam kandungan? Jawabannya tidak Moms. Semua nutrisi yang dibutuhkan si kecil disediakan oleh tali pusar. Karena itu, engga ada peluang tubuh bayi untuk menghasilkan kotoran, termasuk tinja. Selain itu, usus janin ternyata engga bergerak lho sehingga engga akan ada kotoran yang terdorong keluar. Tapi uniknya, saat lahir bayi akan membawa kotoran pertama mereka. Namun, ada kondisi khusus yang menyebabkan janin buang air besar di dalam kandungan. Si kecil yang kekurangan oksigen berpotensi untuk buang air besar dalam kandungan. Ini akan membahayakan bayi karena bisa membuat gangguan perkembangan pernapasan setelah si kecil lahir. Kekurangan oksigen ini bisa disebabkan karena Moms yang stres. Jadi jangan terlalu stres saat hamil ya Moms.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan