Talenta superstar kelas dunia Avril Lavigne sudah enggak perlu diragukan lagi. Hal itu dibuktikan dengan padatnya jadwal konser Avril di sejumlah negara, seperti Jepang dan Eropa. Sebelumnya pada bulan November ia telah mengumumkan tanggal digelarnya konser di instagramnya, namun kini ia harus terpaksa membatalkan rencana konser di Eropa yang bertajuk 'Head Above Water Tour 2020' itu akibat mewabahnya virus corona.

Melalui unggahan foto poster konsernya di instagram, ia juga memberikan pesan kepada para penggemarnya khususnya yang berada di Eropa. Ia mengatakan bahwa pembatalan konser tersebut disebabkan oleh keputusan pemerintahn Eropa yang membatasi aktivitas publik.

Baca Juga: Konser Head in the Clouds Jakarta Gagal Akibat Corona, 88rising: Kesehatan Prioritas Utama Kami

"Pesan sepenuh hati untuk penggemar saya: Seperti yang kamu semua ketahui, pemerintah di seluruh Eropa terus menerapkan pembatasan yang melarang pertemuan publik besar-besaran karena penyebaran terus virus corona. Sekarang Amerika Serikat telah menerapkan larangan untuk berpergian," tulisnya dalam keterangan foto.

Lihat postingan ini di Instagram

A heartfelt message to my fans: As you all are aware, governments across Europe have continued to impose restrictions banning large public gatherings because of the continued spread of the coronavirus. Now the United States of America has implemented its own travel ban. With these restrictions in place it means that I am no longer able to bring the Head Above Water Tour to Europe and the United Kingdom. And it sucks! I have been looking forward to this tour for so long. For the opportunity to reconnect with my amazing, supportive fans. My main concern continues to be your health and safety and I want to come back and rock out with you at another time when everyone can enjoy the shows without worry. Sending you all so much love ??

Sebuah kiriman dibagikan oleh Avril Lavigne (@avrillavigne) pada 12 Mar 2020 jam 9:05 PDT

Dalam keterangan foto unggahannya tersebut juga ia menceritakan keluh kesahnya. Keputusan untuk membatalkan tur ;Head Above Water Tour 2020' membuat pelantun When You're Gone mengaku sangat sebal karena tur ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama.

"Dengan pembatasan ini, berarti saya enggak dapat membawa 'Head Above Water Tour' ke Eropa dan Inggris. Dan itu menyebalkan! Saya telah menantikan tur ini begitu lama," pungkasnya.

Baca Juga: Waduh! Katy Perry dan Orlando Bloom Gagal Gelar Pernikahan Akibat Virus Corona

Tur Eropa yang kini batal seharusnya dimulai pada 10 Maret di Itali hingga 5 April di London. Meski begitu, penyanyi kelahiran 27 September 1984 ini harus tetap mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

"Untuk kesempatannya berhubungan kembali dengan penggemarku yang sangat supportif, perhatian utamaku untuk menjaga kesehatan dan keamaan kalian. Aku ingin kembali bergaul dengan kalian di lain waktu ketika semuanya bisa menikmati pertunjukan musik tanpa rasa khawatir," tutupnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.