Ilustrasi bakteri Neisseria Gonorrhoeae penyebab Gonore atau kencing nanah. (pinterest/freepik)
Apakah kamu sudah mendengar jika Garut waspada difteri? Ya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menetapkan difteri sebagai kejadian luar biasa menyusul ditemukannya beberapa orang yang positif difteri.
Difteri sendiri merupakan infeksi saluran napas yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheria dan bisa menular. Jadi, kondisi ini juga sangat membahayakan kesehatan tubuh ya Moms.
Melansir dari laman Sindikasi Genpi, Selasa (28/2/2023), Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Leli Yuliani menyebut, ada empat kasus observasi difteri, empat kasus suspek, dua kasus terkonfirmasi positif dalam empat pekan terakhir.
Pihaknya juga mengungkapkan, ada 72 orang yang sedang menunggu hasil laporan uji laboratorium. Puluhan orang tersebut merupakan kontak erat dengan pasien difteri.
Sementara itu, laporan yang sudah masuk dari Labkesda Provinsi Jawa Barat, ada tambahan 3 orang positif, dengan rincian 2 orang (7 tahun) dan satu orang (19 tahun).
"Kami menerima laporan dari Labkesda Provinsi Jawa Barat ada penambahan tiga orang yang terkonfirmasi positif, jadi jumlah sampai hari ini lima orang," kata Leli.
Terkait dengan 7 orang yang meninggal dunia, Leli belum bisa memastikan karena tak ada riwayat kesehatan. Lantas apa saja gejala difteri Moms?
Umumnya, gejala difteri akan muncul 2-5 hari setelah seseorang terinfeksi bakteri Corynebacterium diphtheria. Setelah itu, bakteri akan menyebar ke aliran darah dan menimbulkan beberapa gejala, seperti:
Itulah beberapa gejala difteri yang wajib Moms ketahui. Jika kamu mengalami gejala tersebut di atas, segera periksa ke dokter untuk mendapat perawatan dengan tepat.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.