Dilansir dari Hellogiggles, psikolog klinis Dr. Carla Marie Manly, mendefinisikan breadcrumbing sebagai perilaku kencan negatif yang melibatkan perhatian yang berlebih untuk membuat orang lain tertarik. Ini berarti bahwa breadcrumber tidak benar-benar tertarik pada orang yang mereka "lihat" dan hanya menggunakan hubungan tersebut untuk mendapatkan koneksi dan perhatian yang dangkal dari mereka.

Tapi mengapa ada yang bisa bertahan dalam kondisi hubungan seperti ini? Menurut Dr. Manly, beberapa orang bertahan karena takut sendirian, ingin mendapatkan perhatian, atau karena kebosanan. Namun, dia juga menjelaskan bahwa orang-orang yang sangat beracun secara sadar melakukan ini.

Jika kamu mulai panik dengan pikiran bahwa pasanganmu mungkin termasuk breadcrumber, berikut adalah ciri-cirinya.

Mereka terus-menerus mengubah cara mereka berkomunikasi denganmu

Karena breadcrumbers tidak pernah konsisten dalam bentuk komunikasinya dan sama sekali tidak peduli dengan apa yang terjadi dalam hidupmu, kamu mungkin menemukan bahwa mereka menggunakan berbagai bentuk komunikasi hanya untuk mengobrol kecil denganmu karena mereka tidak peduli.

Cara mereka berkomunikasi juga hanya menggunakan jawaban-jawaban singkat hanya untuk sekadar merespon. Faktanya, mereka tidak peduli sama sekali, yang mereka inginkan adalah perhatian dari lawan bicara.