Tiap bulan, ada saja promo menarik yang diberikan banyak e-commerce untuk para pelanggannya. Mulai dari gratis ongkir, voucher diskon, cashback, sampai promo jual cepat barang-barang mahal dengan harga yang sangat murah.

Tak jarang orang-orang sengaja menunggu momen harbolnas atau hari belanja online nasional ini untuk membeli banyak barang murah. Apalagi untuk ibu-ibu, harga murah dan diskon besar-besaran tentunya sangat menarik, itung-itung menghemat pengeluaran bulanan.

Tetapi, bagaimana jika secara tidak sadar kita malah kecanduan untuk membeli barang-barang murah tersebut? Mungkin awalnya Moms  membeli barang-barang penting yang memang dibutuhkan di kehidupan sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, Moms jadi kalap dan "gatal" untuk membeli barang-barang murah baik yang dibutuhkan atau pun tidak.

Hati-hati, ya Moms kalau sudah begini bisa jadi ini adalah tanda kalau ada yang salah dengan dirimu. Dilansir dari berbagai sumber, sebuah studi menemukan bahwa mereka yang kecanduan belanja online cenderung menderita depresi dan kecemasan. Hal ini dinamakan buying-shopping disorder (BSD).

Menurut penelitian, BSD ditandai dengan kesenangan ekstrem dengan keinginan untuk membeli/berbelanja, serta keinginan yang tak tertahankan untuk memiliki barang-barang konsumsi.

Baca Juga: Perpanjangan PSBB Bikin Produk Ibu dan Anak di Tokopedia Bertambah Banyak!

Nah kalau Moms sudah mulai merasa boros karena membeli sesuatu yang kurang penting secara berlebihan, sebaiknya berhenti ya. Kalau tidak bisa berhenti, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan orang terdekat atau pada ahli supaya tidak berkelanjutan.