Pernah lihat orang yang meskipun ia dapat banyak masalah tapi tetap bisa bertahan? Ada lho tipe orang yang emang bisa bertahan di semua kondisi. Terkadang kita juga ikut heran, kok bisa ya orang itu tangguh di segala situasi. Ternyata orang yang bisa beradaptasi dan bertahan di situasi sulit punya resiliensi yang tinggi. Resiliensi dibangun dari tujuh kemampuan yang berbeda yaitu empati, optimisme, manajemen diri, meningkatkan aspek positif, mengendalikan keinginan, menganalisis masalah, dan bisa mencapai tujuannya.

Meskipun enggak semua bisa dicapai, tapi orang yang punya resiliensi tinggi bisa mengendalikan beberapa dari tujuh aspek. Ia akan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Biasanya orang yang punya resiliensi punya ciri-ciri optimis, punya target, punya daya intuisi yang positif, paham diri sendiri, mampu memecahkan masalah, dan tangkas serta gesit. Kita semua engga dilahirkan dengan resiliensi yang tinggi. Tapi, berbagai pengalaman hidup dan keinginan untuk menjadi lebih baik bisa meningkatkan resiliensi lho.

Orang yang punya resiliensi tinggi cenderung bisa bertahan di segala situasi, termasuk di tempat kerja. Mungkin Beauty sekarang sering melihat fenomena orang yang cepat resign dari tempat kerja karena alasan enggak betah. Orang yang memiliki resiliensi cenderung lebih betah bekerja karena mereka percaya adaptasi sangat dibutuhkan. Selain itu, resiliensi ini bisa bikin kita lebih cepat sukses lho. Enggak banyak orang yang bisa menerima kritik, enggak masuk ke hati, dan melakukan apa yang sudah disarankan. Orang seperti ini juga punya kemauan yang kuat.

Ada beberapa tips yang bisa Beauty lakukan untuk meningkatkan resiliensi. Pertama, Beauty harus paham tentang kualitas diri sendiri dan punya tujuan. Beauty harus punya cita-cita yang ingin dicapai tapi dibarengi dengan usaha yang kuat juga. Kedua, coba lihat masalah sebagai hal yang bisa diselesaikan. Enggak ada masalah kalau enggak ada solusi. Ketiga, Beauty harus mengambil tegas untuk mengambil keputusan. Jangan dibiasakan untuk jadi plin plan dan ragu-ragu ya. Keempat, Beauty bisa melihat suatu permasalahan dari berbagai perspektif. Masalah sebenernya bukan kebenaran tunggal kok. Beauty bisa lihat dari diri sendiri atau pendapat orang lain.